Spotlight

Tren Masker Nyeni di Tengah Pandemi Corona

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 01 Sep 2020 13:34 WIB
Tren masker nyeni karya Kita Art Friends
Kita Art Friends ciptakan tren masker nyeni di tengah pandemi Foto: Kita Art Friends/ Istimewa
Jakarta -

Masker scuba dengan desain karya seniman Indonesia tengah digandrungi generasi muda. Ada banyak desain keren sampai atraktif yang membuat siapa pun jatuh hati.

Akun Instagram Kita Art Friends asal Kuta, Bali, mencari cara agar tetap bertahan saat pandemi. Salah satu caranya adalah membuat masker scuba yang menggandeng seniman-seniman Indonesia.

Nirmala Trisna dari Business Development Director Kita Art Friends mengatakan ide awal ini bermula dari perusahaan Kita Satu Bali yang bergerak di bidang event dan kreatif terkena dampaknya dari COVID-19.

"Kita juga kena pandemi langsung pingsan duluan, belum tahu kapan siuman. Kita berpikir nggak mungkin diam saja. Semua industri kreatif dan pariwisata di Bali terkena dampak pandemi Corona, nah kita berpikir apa nih kreasinya sekarang ini," tutur Nirmala saat dihubungi detikcom, belum lama ini.

Selama ini, pihak Kita Satu Bali kerap menggaet seniman-seniman Indonesia untuk project offline. Pendirinya juga mengoleksi dan menyenangi karya-karya anak bangsa.

Sejak Mei, @kita.art.friends yang sudah memiliki mesin printing dan ada tim grafis, akhirnya tercetus ide membuat masker scuba.

"Kita sekarang diwajibkan pakai masker dan gimana caranya punya nilai yang berbeda yaitu dengan seni rupa," lanjut Nirmala.

Tren masker nyeni karya Kita Art FriendsTren masker nyeni karya Kita Art Friends Foto: Kita Art Friends/ Istimewa

Pendiri Kita Art Friends, Abdes Prestaka, juga menambahkan seni seharusnya dekat dengan bagian keseharian.

"Art should be celebrated anytime and anywhere. Keterlibatan para seniman dalam art movement ini merupakan wujud partisipasi para pelaku industri seni untuk mengajak masyarakat memakai masker," lanjutnya.

Seniman-seniman yang digandeng Kita Art Friends di antaranya adalah Prof. Kun Adnyana, yang juga merupakan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Ada juga Klowor Waldiyono, Ismanto Wahyudi, Made Wiradana, Made Palguna, Sujana Kenyem, Soni Irawan, Nana Tedja, Uji Hahan, Ngakan Putu Agus Arta Wijaya (NPAAW), Valentino Febri, Surya Subratha, Adha Biru, Gung Dewantara, Petek Sutrisno, sampai dengan dokter-art enthusiast yang juga Runner Up Puteri Indonesia 2001, dr. Eka Cipta, dan lain-lain.

Saat perayaan HUT RI ke-75, Kita Art Friends juga membuat edisi spesial karya seniman Bali, Made Wiradana, yang berkarier sebagai seniman sejak akhir dekade 1980-an.

Kali ini, spotlight culture detikcom bakal membahas mengenai masker-masker scuba yang nyeni. Simak artikel berikutnya ya!

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Kemdikbud Gelar Catatan Sejarah Peradaban Seni di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)