Kenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal Indonesia

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 23 Jul 2019 14:20 WIB
Kenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal Indonesia Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Sebelum dikenal penyebutan komik di Indonesia, ada istilah cerita bergambar atau cergam yang lebih dahulu populer di dekade 1970. Di masanya kejayaan cergam membuat kisah klasik tersendiri bagi para kolektor maupun pencinta karakter jagoan lokal.

Sebut saja seperti Sri Asih, Gundala, Si Buta dari Gua Hantu, Godam, Aquanus, Nusantara, Tira, Mandala hingga Sembrani. Kini Bumilangit menaungi dan mengelola sekitar 1.200 karakter lokal dari cergam-cergam legendaris karya anak bangsa.

Berdiri sejak 2003 silam, Bumilangit menjadi penyemangat sekaligus penyambung bagi karya-karya komikus terdahulu. Lewat berbagai rencana di ranah komik dan film, Bumilangit kian mengekspansi dan mengenalkan kembali karakter-karakter tersebut.


Kenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal IndonesiaKenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal Indonesia Foto: Monica Arum/ detikcom


"Kami berdiri di tahun 2003 dan selama 10 tahun pertama kami fokus di restorasi cergam klasik. Cergam yang menjadi harta karun dan aset budaya bangsa di bidang sastra dan rupa itu perlu dilestarikan," terang Editor Senior Bumilangit Comics Media, Oyasujiwo ketika mengobrol dengan detikHOT di kantornya, kawasan Ciputat Raya, belum lama ini.

Dalam proses restorasi, pihak Bumilangit menyempurnakan kembali halaman-halaman komik yang seakan punah tersebut. "Kami sempurnakan dan perbaharui lagi," lanjutnya.

Ketika berdiri, ada nama komikus sekaligus pencipta Gundala, Hasmi, yang turut mendukung adanya Bumilangit. Selain mengelola ribuan karakter lokal, Bumilangit juga bekerja sama lagi dengan para kreator untuk menuangkang cerita terbaru sesuai karakter tersebut.

Kenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal IndonesiaKenalan dengan Bumilangit, Rumah bagi Ribuan Jagoan Lokal Indonesia Foto: Tia Agnes/ detikHOT


"Kami kembali menuangkan cerita dengan berkarya dengan komik, sebagaimana yang dilakukan sebelumnya dan bisa menghidupi mereka juga. Pak Hasmi ikutan membuat Bumilangit dan sampai berpulang tercatat sebagai karyawan Bumilangit," tambah Manager Productions Bumilangit Studio, Imansyah Lubis.



Oyasujiwo pun melanjutkan secara prinsip, konten Bumilangit baik film dan komik berpijak pada tiga hal. Yakni sejarah besar Nusantara, mengangkat kearifan lokal sampai berhubungan dengan potret Indonesia masa sekarang.

Bagaimana cerita mengenai kiprah Bumilangit dalam mempopulerkan kembali cergam-cergam Indonesia? Simak artikel spotlight berikutnya.



Simak Video "'Gundala Destiny', Komik Indonesia yang Tembus ke Kancah Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)