DetikHot

spotlight

'Black Panther', Superhero yang Lahir di Tengah Intrik Politik

Kamis, 15 Feb 2018 12:05 WIB  ·   Devy Octafiani - detikHOT
Black Panther, Superhero yang Lahir di Tengah Intrik Politik Foto: Marvel
Jakarta -

'Black Panther' nyatanya memiliki latar belakang yang dalam sejak kemunculannya sebagai karakter komik. Jauh sebelum filmnya akhirnya dirilis, Marvel menerima komentar terkait poster film tersebut menampilkan T'Challa duduk di kursi kebesarannya sebagai raja Wakanda.

Poster tersebut mengingatkan sejarah lama Amerika yang lekat dengan isu rasisme bahkan belum sepenuhnya pudar hingga sekarang.

'Black Panther', Superhero yang Lahir di Tengah Intrik PolitikFoto: (ist)


Kelahiran Black Panther di komik hampir serupa dengan berdirinya sebuah organisasi bernama sama yang dipimpin Huey P Newton. Di tahun 1967, Black Panther menjadi organisasi politik kulit hitam yang militan sekaligus populer.

Black Panther kala itu memiliki peran penting terhadap gerakan tentang hak-hak sipil juga kampanye kesetaraan ras yang mereka gaungkan.

Sementara lewat komik, sang superhero ini resmi muncul di tahun 1966, tak jauh beda sebelum organisasi itu diumumkan muncul.

Stan Lee dan para penulis yang memutuskan untuk menjaga jarak dari eksistensi Black Panther secara 'nyata'.

"Stan khawatir, kami menjadi bagian dari grup itu. Kami sendiri tak ingin memberikan sikap apapun dari berdirinya organisasi tersebut," ujar Roy Thomas, salah satu komikus yang ambil bagian dalam komik awal sang superhero.

Marvel comic sempat kemudian mengganti identitas superhero ciptaan mereka dengan nama 'Black Leopard'. Namun Stan Lee menilai identitas itu akan sulit dikenali.

"Stan menyebut, tak ada dalam cerita sebutan itu dikenali," imbuh Thomas.

Menyematkan awal mula sang superhero di sebuah negeri di Afrika lantas menjadi pilihan untuk lebih 'menjauhkan' identitas sang jagoan dari keberadaan partai Black Panther sendiri.

Stan Lee menempatkan asal mula Black Panther dari sebuah negara yang kaya dan futuristik. Itu menjadi terobosan bagi karakter ini untuk memiliki serinya sendiri yang berkelanjutan.

Seri pertamanya, 'Black Panther' memiliki cerita tentang aksi yang ia lakukan di hutan belantara. 'Jungle Action' begitu bunyi judul komik pertamanya.

Tiga tahun kemudian, pasca tekanan pihak keamanan Amerika kian kencang pada orang-orang kulit hitam sekaligus partai tersebut, sang superhero ditempatkan di sebuah cerita penuh aksi melawan kejahatan berbau rasisme salah satunya perlawanan pada Ku Klux Klan.

52 tahun sudah usia Black Panther, kini karakter tersebut diangkat ke layar lebar. Di era saat ini ketika dunia masih kental dengan judgment terhadap kulit berwarna, Black Panther menjadi momen kebangkitan bagi kaum kulit hitam.

[Gambas:Video 20detik]


(doc/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed