Melukis dengan Rokok dan Obat Nyamuk Butuh Kesabaran Tingkat Tinggi

Spotlight

Melukis dengan Rokok dan Obat Nyamuk Butuh Kesabaran Tingkat Tinggi

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 30 Mei 2017 13:45 WIB
Melukis dengan Rokok dan Obat Nyamuk Butuh Kesabaran Tingkat Tinggi
Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Saban hari dari rumah Wawan Geni yang berada di Desa Blondo, dia menaiki sepeda motor untuk pergi ke Limanjawi Art House, Wanurejo, Borobudur, Magelang. Di galeri seni milik Umar Chusaeni itu, pria yang masih mengenyam pendidikan di ISI Yogyakarta itu melukis.

Hampir setiap hari selama 9 jam lamanya, Wawan Geni melukis dengan bahan rokok dan obat nyamuk. Satu buah lukisan bisa menghabiskan waktu selama tiga minggu sampai satu bulan lamanya.

Terkadang Wawan Geni merasa tidak mood dan tidak sabar untuk menyelesaikan sebuah lukisan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Lukisan Rokok dan Obat Nyamuk Wawan Geni Dilirik Kolektor Mancanegara

"Pernah ada kejadian kayak gitu, bangun tidur, pikirannya tidak mampu, dan susah untuk melukis. Tapi biasanya saya diam sebentar, tapi seharusnya problem itu sendiri bisa menjadi karya seni," tutur Wawan Geni, kepada detikHOT di Limanjawi Art House, Magelang, belum lama ini.

Saksikan video 20detik tentang Wawan Geni di sini:


Persoalan sabar maupun tidak sabar, lanjut dia, bukan menyangkut kepribadian semata. Mau tidak mau seorang seniman harus sabar dan segera menyelesaikan tenggat karya.

"Ya, harus lebih sabar dan disabar-sabarin, kalau kayak gitu nggak selesai-selesai. Melukis itu bukan menyangkut kepribadian orang," lanjut Wawan Geni.

Material rokok digunakan Wawan Geni agar membantu obat nyamuk cepat membakar. Selebihnya teknik itu mampu menimbulkan warna berbeda di setiap bagian. "Rokok itu buat membantu proses pemanasan," pungkasnya.

Baca Juga: Wawan Geni, Melukis dengan Rokok dan Obat Nyamuk

(tia/doc)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads