ADVERTISEMENT

Spotlight

Menuju Mandiri ART|JOG|9, Bersiaplah untuk Pameran Seni Spektakuler!

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 25 Mei 2016 14:36 WIB
Foto: ART|JOG|9
Jakarta - Mandiri ART|JOG menjadi eksibisi seni rupa kontemporer bertaraf internasional yang setiap tahunnya bakal ramai dipadati oleh pecinta seni dan publik. Tahun ini pun gelaran Mandiri ART|JOG diprediksi akan dikunjungi ribuan orang. Siap dengan pameran seni spektakuler tahun ini?

Mengusung tema 'Universal Influence' sebagai gagasan utama, sebuah kebudayaan global lahir atas akumulasi peristiwa yang bersejarah. Universalitas tersebut punya pengaruh terhadap tatanan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, sampai persoalan religiusitas.

Lewat Mandiri ART|JOG|9 kali ini, tim kuratorial yang dipimpin oleh Bambang Toko Witjaksono ingin menterjemahkan bentuk pengaruh dan supremasi melalui landmark sebuah mercusuar yang dipasang di areal lokasi pameran. Yakni, Jogja National Museum (JNM).

Baca Juga: Yogyakarta Siap Rayakan Pameran Seni Sebulan Penuh

Mercusuar yang ada sebagai simbol pengaruh universal yang dibuat oleh sang kreator. "Kalau tahun-tahun lalu mengundang seniman lain, sekarang saya yang akan bikin," ujar Pendiri dan Direktur Artistik, Heri Pemad, kepada detikHOT.

Lampu di mercusuar, kata dia, akan berpendar di sekeliling kota Yogya. "Itu respons saya sebagai seniman dan sesuai tema yang bakal diusung," katanya.

Monumen yang akan menandai situs pelaksanaan Mandiri ARTJOG|9 di Jogja Nasional Museum berupa menara setinggi 36 meter lengkap dengan perangkat lampu suar yang berdaya jangkau 10 kilometer. Menara itu diandaikan sebagai mercusuar yang merepresentasikan perangkat penyebaran pengaruh yang menyeluruh dan mendunia. Mercusuar yang disertai dengan karya instalasi kinetik berbentuk blower berdiameter 2,5m dan berkedalaman 50 meter tersebut akan menjadi terowongan yang "menyedot" audiens di perayaan tahunan ini.

Selain itu, Mandiri ART|JOG kali ini juga akan menampilkan karya-karya seniman yang selama ini telah menunjukkan konsistensi kerja dan karya, yang telah ikut mengembangkan seni rupa Indonesia. Seniman yang berpartisipasi pun tak hanya berasal dari Indonesia. Tapi, juga dari Jepang, Australia dan Liechtenstein. Ada enam jenis/kategori karya dalam pameran ini yakni karya 2 dimensi, 3 dimensi, instalasi, video, site specific object, dan performance yang totalnya sejumlah 94 karya. Beberapa nama yang terlibat diantaranya, Eko Nugroho, Agus Suwage, FX Harsono, Garin Nugroho, Nasirun, Titarubi dan lain-lain.

(tia/mmu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT