"Aku sudah berubah dari laki-laki yang sangat dominan menjadi dikelilingi oleh wanita yang luar biasa.Β I canβt help but be a feminist," katanya kepada Variety.
Sebagian sudut pandang tersebut divisualisasikan melalui karakter Furiosa yang diperankan Charlize Theron. Dia adalah wanita tangguh yang tak kenal takut, dengan misi untuk menyelamatkan empat wanita dari 'suaminya sendiri' yang kejam.
Sentuhan wanita juga terasa dalam film yang mengambil latar post-apocalyptic tersebut. Istri Miller, Margaret Sixel, merupakan orang yang diberi tanggung jawab untuk mengedit film sebelum keluar di bioskop.
Baca Juga: Rajai Box Office, 'Pitch Perfect 2' Geser 'Avengers' dan Kalahkan 'Mad Max: Fury Road'
"Kamu harus mengedit film ini, agar tidak terlihat seperti film action lain," kata Miller kepada istrinya.
Setelah mendengarkan sebuah siaran di radio, Miller mengundang aktivis feminisme terkenal Eve Ensler untuk mengunjungi lokasi syuting di Namibia.
Ia ingin agar Eve memberikan pandangan dan pemahaman kepada para aktrisnya yang berperan sebagai istri. Sebuah pandangan tentang kekerasan terhadap wanita di seluruh dunia, terutama di zona perang.
"Meskipun ini film action helter-skelter, Anda harus menyiapkan dunia seluas mungkin," kata Miller yang juga pernah berprofesi sebagai dokter.
(Adhie Ichsan/Adhie Ichsan)











































