Perang Irak Jadi Pusat Perhatian di Oscar 2010

Perang Irak Jadi Pusat Perhatian di Oscar 2010

- detikHot
Selasa, 02 Mar 2010 11:55 WIB
Perang Irak Jadi Pusat Perhatian di Oscar 2010
Jakarta - Tujuh tahun lalu, sutradara Michael Moore sempat memprotes invasi Amerika Serikat ke Irak di atas panggung Oscar. Kini, Perang Irak pun kembali menjadi pusat perhatian di Academy Awards 2010 berkat 'The Hurt Locker'.

Seeperti dilansir Yahoo News, Selasa (3/2/2010), hingga saat ini, belum ada film bertema Perang Irak yang mampu unjuk gigi di panggung Oscar. Jika 'The Hurt Locker' sukses meraih penghargaan Film Terbaik, maka itu adalah sebuah terobosan baru untuk film yang mengangkat tema tersebut.

Tom O'Neil, kritikus Los Angeles Times, mengungkapkan 'The Hurt Locker' bisa sukses karena Kathryn Bigelow, sang sutradara, tidak memaksa para penontonnya untuk melakukan penghakiman tentang perang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Kathryn juga menampilkan kisah personel EOD, unit penjinak bom Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. Sebelumnya, banyak orang yang tidak tahu soal unit tersebut dan bagaimana berbahayanya tugas mereka di Irak.

"Mereka melakukan pekerjaan yang paling berbahaya di dunia," ujar Kathryn.

'The Hurt Locker' juga dianggap bisa mengubah pandangan orang terhadap tentara Amerika Serikat yang bertugas di sana. Hal itu pun diakui oleh sang bintang utama Jeremy Renner.

"Setelah saya main film itu, saya mulai menaruh hormat terhadap tentara," ucapnya.

Perang Irak semakin menjadi pusat perhatian di Academy Awards dengan kehadiran film independent, 'The Messenger'. Lewat film itu, aktor Woody Harrelson berhasil menjadi nominator di kategori Aktor Pendukung Terbaik.

(hkm/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads