The Flight Attendant: Misteri Pembunuhan Sememabukkan Vodka

Candra Aditya - detikHot
Sabtu, 28 Nov 2020 16:53 WIB
The Flight Attendant
Foto: dok The Flight Attendant
Jakarta -

Kaley Cuoco bukan lagi Penny dalam sitkom legendaris The Big Bang Theory. Dalam serial terbarunya yang rilis di HBO Go (HBO Max kalau di Amerika), Cuoco berubah menjadi pramugari yang sedang menghadapi masalah terbesar dalam hidupnya.

Cuoco yang mendapatkan bayaran satu juta dollar per episode dalam musim-musim terakhir di sitkom legendaris tadi membuktikan bahwa bayaran tersebut bukanlah sekedar gaji buta. Karena dalam The Flight Attendant, Cuoco membuktikan bahwa dia adalah seorang aktris yang bersinar.

Premis serial ini sangat sederhana tapi luar biasa memikat. Seorang pramugari doyan minum bernama Cassie Bowden (Kaley Cuoco) suatu hari bangun dari mabuknya dan mendapati cowok di sebelahnya sudah menjadi jasad dengan leher terbelah di sampingnya. Sebuah premis yang sangat visual bukan? Murder mystery ini semakin menggigit karena dari awal pembuat serial ini mengetengahkan tokoh Cassie sebagai narator yang tidak bisa diandalkan.

Cassie Bowden adalah seorang pramugari yang sangat happy-go-lucky. Dia tertawa-tawa bersama dengan teman-temannya, flirting secara kasual dengan penumpang ganteng. Tidak jarang dia menghabiskan waktu bekerjanya untuk berciuman dengan penumpang tersebut di toilet pesawat. Dan Cassie hobi sekali menenggak alkohol. Tangannya tidak pernah lepas dari gelas. Masalahnya, Cassie seriang sekali blackout. Ketika dia mabuk, dia sering sekali tidak ingat dengan apa yang ia lakukan.

Inilah yang menjadikan The Flight Attendant sangat menggigit. Tanpa berlama-lama penonton langsung diajak untuk menelusuri misteri yang menarik ini. Untuk membuatnya semakin sedap, The Flight Attendant dibungkus dalam sebuah kemasan black comedy yang sedap. Anda tidak akan bisa berhenti untuk terhibur karena kalau Anda sedang tidak dibuat penasaran dengan misteri yang terjadi, Anda akan dihibur dengan jokes-jokes tidak terduga yang ada di dalamnya.

Yang menakjubkan adalah bagaimana kreator Steve Yockey bisa memadukan dua nuansa yang sangat berbeda ini ke dalam satu wadah tanpa kehilangan rohnya sama sekali. The Flight Attendant tampak terasa sangat percaya diri bahkan dari menit pertama serial ini dimulai. Beat editingnya diperhitungkan dengan sempurna. Jokes dan misteri dipadu dengan baik sehingga penonton tidak merasa bingung dengan tone yang berubah-ubah.

Secara presentasi, The Flight Attendant tampak megah. Dia tidak kalah dengan serial-serial mahal Netflix atau Amazon. Dua episode pertama yang disutradarai oleh Susanna Fogel memulai semuanya dengan visual yang sangat paten. Kamar hotel, koridor hotel, apartemen, bandara, jalanan New York, jalanan Bangkok semuanya digambarkan dengan begitu megah. Memberikan kesan prestige pada serial ini.

Musik yang diberikan oleh Blake Neely untuk The Flight Attendant juga top notch. Dentingan pianonya yang seperti orang kalap membuat kepanikan Cassie terasa begitu nyata. Penonton terasa ikut dikejar-kejar dengan momok yang menghantui karakter utamanya. Tidak berhenti disana, pembuat The Flight Attendant juga sering memotong gambar menjadi banyak frame sehingga rasa panik yang menyelimuti terasa konstan.

The Flight Attendant diwarnai oleh ensemble yang baik. Zosia Mamet yang berperan sebagai sahabat Cassie sangat bisa diandalkan ketika dia muncul. Rosie Perez sebagai Megan, sahabat Cassie, memberikan kehangatan yang dibutuhkan. Michiel Huisman yang kebagian jatah sebagai cowok yang meninggal di samping Cassie tampak mempesona dengan wajah tampannya. Tapi memang The Flight Attendant hidup dan mati di tangan Cuoco dan dia tahu ini.

Dalam The Flight Attendant Cuoco mendominasi layar dan dia mengisi semua kesempatan itu dengan talenta yang luar biasa. Ini mungkin pertama kalinya saya melihat Cuoco benar-benar mempunyai screen presence yang baik. Semua kepanikan dan trauma yang ia rasakan berhasil ia tunjukkan dengan percaya diri. Dan ketika The Flight Attendant membutuhkan sosok komediannya, Cuoco dengan cepat menyemburkan berbagai one-liner seperti seorang komedian sejati.

Sebuah murder mystery dengan bumbu humor yang dibungkus dengan karakter utama yang asyik untuk dikulik adalah sebuah resep yang bagus untuk membuat tontonan yang adiktif. The Flight Attendant dengan mudahnya mencuri hati saya. Tiga episodenya yang sudah tayang di HBO Go membuat saya tidak sabar untuk menanti kelanjutan kisah ini. Jika Anda mencintai kisah misteri yang melenakan, jangan lewatkan The Flight Attendant.

The Flight Attendant dapat disaksikan di Mola TV

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.



Simak Video "Komentar Positif dan Kritik Warnai Debut Streaming 'Mulan'"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)