Review Film
Selingkuh, Suster Ngesot Datang Menghantui
Selasa, 08 Mei 2007 17:47 WIB
Jakarta - Hantu gentayangan berubah menjadi malaikat kematian. Tak senang akan virus selingkuh yang menyebar, 'Suster Ngesot' datang 'mengobati'. Satu per satu, pasangan selingkuh pun di'suntik' oleh sang suster. Hal inilah yang menjadi 'bumbu' film horor terbaru MD Pictures, 'Suster Ngesot', yang disutradarai oleh Arie Azis. Film horor yang memiliki judul 'eye catching' terutama di kalangan ABG ini sebenarnya tidaklah terlalu istimewa.Bagi publik yang merasa penasaran dengan sosok Mike Lewis, pria bule asal Kanada, yang dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan Tamara Bleszynski, Anda akan puas melihat debut aktingnya disini. Film ini sendiri bercerita tentang dua orang suster muda cantik yang mendiami sebuah asrama tua, Vira (Nia Ramadhani) dan Silla (Donita), mereka bersahabat satu sama lain. Vira memiliki pacar seorang mahasiswa ganteng asal Australia, Mike (Mike Lewis), yang baru tinggal 8 bulan di Jakarta.Vira tidak menyadari ketika ia mengenalkan Sila pertama kali kepada Mike adalah sebuah blunder dan awal mula ketegangan 'standar' dimulai. Kenapa standar, karena bagi penikmat film horor sejati dan film horor berkaliber besar, adegan-adegan serta jalannya film tersebut dapat dengan mudah ditebak. Bahkan ada adegan yang mirip persis dengan salah satu video klip grup band Yovie and The Nuno.Suster ngesot sendiri adalah seorang suster sesungguhnya yang bernama, Lastri (Lia Waode), yang meninggal 20 tahun sebelumnya karena dikhianati oleh tunangannya yang berselingkuh dengan sahabatnya. Lastri akhirnya tewas di tangan tunangannya karena gelap mata aksi perselingkuhannya diketahui.Ketika Silla dan Mike menjalin 'cinta terlarang' itulah suster ngesot mulai berani menunjukkan batang hidungnya. Kematian demi kematian mendera orang-orang yang diduga pernah berselingkuh di lingkungan rumah sakit tersebut.Sebelum kematian demi kematian tersebut mendatangi korbannya, Vira mendapatkan petunjuk dari sebuah buku harian tua. Pada buku tersebut muncul inisial awal orang-orang yang akan dijemput ajalnya. Dari segi kualitas akting, film ini cukup membuat dahi penontonnya mengerut. Beberapa pemain yang baru terjun ke layar lebar belum mampu menunjukkan performa yang bisa menarik hati penonton. Namun di antara para pendatang baru, yang cukup menjajikan adalah Donita. Aksinya dalam film ini bisa dibilang cukup menghibur untuk seorang pemula. (fjr/fta)











































