Hubungan asmara antara dokter Kamelia dan Ammar Zoni tengah diuji oleh jeruji besi. Di tengah proses hukum yang masih bergulir, komunikasi keduanya menjadi sangat terbatas. Tak ada ponsel, surat pun jadi pengantar rindu.
Dokter Kamelia mengungkapkan, saat ini satu-satunya cara berkomunikasi dengan Ammar Zoni adalah melalui surat-menyurat yang dititipkan saat jam kunjungan.
"Komunikasi nggak bisa sama sekali lewat telepon. Ketemu juga di persidangan doang. Jadi setiap Aditya kunjungan, pasti kita kirim surat. Nanti dia balas, aku kasih lagi, gitu aja tiap kunjungan," ungkap dokter Kamelia saat ditemui di Studio TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isi surat mereka tak melulu soal asmara. Menurut dokter Kamelia, Ammar Zoni sering menanyakan perkembangan kasus, saksi-saksi, hingga strategi persidangan karena dokter Kamelia lah yang banyak mengurus hal tersebut di luar.
Namun, sisi romantis tetap tak bisa disembunyikan. Dokter Kamelia mengakui ada ungkapan rindu yang terselip dalam tulisan tangan Ammar Zoni.
"Pasti lah ada ungkapan kangen. Cuma kita lagi fokus ke persidangan. Tapi dia intinya nggak terima kalau aku sampai dibalikin lagi ke sana terkait kasus, dia takut banget soal itu," ujarnya.
Terkait sebutan netizen yang menilai Ammar Zoni sangat bucin padanya, dokter Kamelia menanggapi dengan santai.
"Ya sebenarnya bukan bucin, Bang Ammar kan emang terkenal dari dulu tipenya kayak gitu."
(wes/wes)











































