Disenchanted: Pencarian Kebahagiaan yang Kekal

ADVERTISEMENT

Disenchanted: Pencarian Kebahagiaan yang Kekal

Candra Aditya - detikHot
Minggu, 20 Nov 2022 18:31 WIB
Disenchanted
Foto: Disenchanted
Jakarta -

Dalam skenario yang lebih normal, kita seharusnya tidak perlu menunggu 15 tahun untuk sekuel Enchanted, salah satu entry Disney yang menyenangkan. Enchanted tidak hanya berhasil mempersembahkan sebuah kisah yang fresh meskipun tetap mengikuti resep dongeng ala Disney tapi juga berhasil mempersembahkan chemistry pemain yang baik. Siapa yang tidak terlena dengan tatapan mata memuja dari Amy Adams dan Patrick Dempsey, lengkap dengan Susan Sarandon sebagai penjahatnya? Yang membuat ini semua makin aneh, sekuel Enchanted yang kini bertajuk Disenchanted tidak hanya muncul satu dekade lebih kemudian tapi juga dirilis secara tidak seremonial di Disney+ Hotstar.

Dalam Disenchanted, kita bertemu dengan Putri Giselle (Amy Adams) setelah menemukan kebahagiaannya di dunia manusia bersama dengan Robert (Patrick Dempsey). Banyak hal yang berubah setelah akhir kisah mereka yang seperti dongeng tersebut. Mereka memiliki momongan baru dan rumah mereka di New York menjadi mengecil karena munculnya satu personil baru.

Tapi mungkin perubahan yang paling drastis dalam hidup Giselle adalah Morgan (Gabriella Baldacchino) yang sekarang menjadi remaja. Hilang sudah Morgan yang menggemaskan dan polos. Morgan sekarang sudah menjadi remaja dan seperti kebanyakan remaja, Morgan menjadi sangat moody dan gemar mengeluarkan kalimat sarkas yang membuat Giselle kebingungan. Ditambah dengan fakta bahwa mereka pergi dari New York, hubungan Giselle dan Morgan memburuk.

Hari pertama mereka pindah ke tempat baru sudah diwarnai dengan berbagai insiden kecelakaan. Sebuah kecelakaan membuat hampir semua baju Morgan kebakaran. Ditambah dengan usaha Giselle yang terlalu ekstra untuk menjadi ibu yang supportive, Morgan akhirnya mengeluarkan sebuah kalimat yang membuat Giselle sakit hati. Sebuah doa akhirnya mengubah itu semua yang justru menjadi awal semua masalah.

Kevin Lima yang menyutradarai film pertamanya kini digantikan oleh veteran Adam Shankman yang lebih familiar dengan film-film bergenre sejenis (Cheaper by the Dozen 2, The Pacifier, Bedtime Stories). Secara teknis, Lima tetap bisa memperlihatkan Disenchanted dengan cantik meskipun unsur megahnya agak kurang jika dibandingkan dengan film pertamanya (setting film ini lebih terbatas jika dibandingkan dengan film pertamanya yang lebih grande dengan New York sebagai lokasi utamanya). Adegan-adegan musikalnya dibuat dengan baik, dengan beberapa lagu yang akan langsung membuat Anda nostalgia dengan film pertamanya.

Secara plot, Disenchanted yang ditulis oleh Brigitte Hales (dengan cerita dari J. David Stem, David N. Weiss dan Richard LaGravenese) lumayan cerdas mengambil stereotip ibu tiri jahat sebagai plot utamanya. Sungguh menggemaskan sekali melihat Giselle yang cerah ceria menjadi berubah kepribadian dan sekarang melakukan hal yang semena-mena ke anak tirinya. Karakter baru bernama Malvina (Maya Rudolph) juga membuat suasana menjadi lebih meriah.

Secara penampilan, Amy Adams masih bisa diandalkan untuk membuat Disenchanted tetap meriah. Ia mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk tampil naif tanpa terlihat memuakkan. Maya Rudolph lebih dari kompeten untuk menjadi penjahat yang hiperbola. Ekspresinya yang komikal sangat dibutuhkan oleh film jenis ini. Gabriella Baldacchino (yang menggantikan Rachel Covey) sebagai Morgan cukup meyakinkan sebagai remaja yang moody.

Disenchanted memang belum bisa menandingi kejeniusan film pertamanya tapi sebagai sekuel, ia bukanlah produk yang mengecewakan (lebih-lebih jika Anda membandingkannya dengan produk Disney+ yang lainnya). Entah apakah jarak yang terlalu lama atau saya sudah terlalu mati rasa dengan film sejenis, magis yang ada dalam film pertamanya tidak saya temukan di film ini. Tapi meskipun begitu Disenchanted adalah sebuah pengalaman menonton yang menyenangkan. Film ini sangat saya rekomendasikan kepada Anda yang rindu tontonan keluarga yang sederhana. Dan bagi Anda yang sudah kangen dengan aksi Giselle, yang satu ini jelas tidak bisa dilewatkan.

Disenchanted dapat disaksikan di Disney+ Hotstar.

Candra Aditya adalah seorang penulis dan pengamat film lulusan Binus International.



Simak Video "K-Talk: Mendalami Karakter Son Suk Ku Cs di Drakor 'Big Bet'"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT