Wedding Crasher: Dari Hura-hura Sampai Huru-hara

Wedding Crasher: Dari Hura-hura Sampai Huru-hara

- detikHot
Rabu, 21 Sep 2005 14:17 WIB
Wedding Crasher: Dari Hura-hura Sampai Huru-hara
Jakarta - Demi menggaet hati wanita dan mengajaknya ke tempat tidur, duo John Beckwith (Owen Wilson) dan Jeremy Grey (Vince Vaughn) punya kebiasaan khusus. Mereka sering datang ke pesta pernikahan tanpa diundang, atau istilahnya, 'Wedding Crasher'. Tentu tak sembarang pernikahan, tapi pernikahan-pernikahan yang 'berkualitas' menurut mereka. Walau aksi mereka terkesan main-main namun untuk persiapannya dua pria tersebut berlaku bak agen rahasia. Mereka mengumpulkan info dan data seputar keluarga yang dituju. Bahkan mereka juga memiliki sederet aturan yang wajib dipatuhi. Dengan berbekal data dari penelitian kecil mereka, John dan Jeremy sukses masuk ke pesta suatu pernikahan. Tak seperti di Indonesia, pesta pernikahan di Amerika biasanya lebih tertutup dan terbatas hanya untuk tamu yang diundang saja. Karenanya, identitas palsu yang meyakinkan wajib disiapkan. Biasanya dengan percaya diri mereka yang cukup tinggi tak ada kesulitan berarti untuk menembus ke dalam sebuah pesta. Menggaet gadis impian juga bukanlah sebuah kerjaan berat. Dengan cerita, tingkah laku, dan kata-kata yang meyakinkan, John dan Jeremy tak pernah kesulitan membawa gadis-gadis ke atas tempat tidur. Hura-hura ketika dan setelah pesta pun lancar. Puncaknya adalah ketika Jeremy mengajak John menghadiri pernikahan putri Menteri Keuangan, William Cleary. Pesta yang pasti berlimpah makanan lezat itu diprediksi John juga akan dipenuhi gadis-gadis cantik. Sesampainya di pesta keduanya langsung pasang target. John membidik Claire (Rachel McAdams) dan Jeremy mendekati Gloria (Isla Fisher), keduanya putri sang menteri keuangan.Namun kenyataan tak semulus perkiraan, Gloria yang mengaku perawan langsung tergila-gila pada Jeremy. Sedangkan Claire ternyata sudah memiliki kekasih. Adegan semakin seru ketika identitas keduanya terbongkar. Huru-hara pun terjadi. John dan Jeremy bingung karena mereka sama-sama jatuh cinta sungguhan pada Claire dan Gloria. Film dengan segmen dewasa ini banyak dipenuhi oleh lelucon-lelucon slapstick. Gayanya mirip dengan film-film komedi Hollywood yang beredar belakangan, 'Meet the Fockers' atau 'Monster in Law'. (fta/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads