"Album kedua saya menyalurkan idealisme saya dan orang-orang yang membantu saya juga begitu, jadinya berat. Sekarang lebih membumi, pop dan akrab di telinga," ujar Marcell kepada detikhot, baru-baru ini.
'Candu Asmara' lagu karya Guruh Soekarno Putra yang pernah dipopulerkan Cici Paramida jadi single utama. Masih terasa nuansa dangdutnya namun Tohpati yang jadi rekan Marcell di album ini membuatnya jadi lebih etnik. Suara suling yang muncul sesekali membuat telinga termanjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat semua kata kehilangan makna
Dan saat segala upaya terasa hampa
Sekaranglah itu, beginilah aku
Berdiam tanpa daya hanya karena kehadiranmu
Marcell dengan lugas berkata ingin mengubah imejnya yang biasa membawakan lagu mellow. Namun rupanya disini masih banyak lagu mellow yang jadi pilihan. Sebut saja 'Berhenti Berharap', 'Pantaskah', 'Tersiksa' juga 'Keinginanku'.
Lagu 'Dirimu dan Diriku' dan 'Malam Ini' dikemas lebih middle beat. Nuansa elektro juga keyboard lebih dominan. Sangat catchy dan mampu menggerakkan raga.
Secara keseluruhan album ini justru terasa lebih berat dari sebelumnya. Sedikit membosankan memang mendengar Marcell melulu menyanyikan lagu mellow. Seharusnya mungkin sejak lama Marcell mempopulerkan hits dengan beat up seperti lagu 'Rindu' di album perdananya.
Daftar track album 'Hidup' Marcell:
1. Candu Asmara
2. Berhenti Berharap
3. Bukan Lagu Cinta
4. Pantaskah
5. Dirimu dan Diriku
6. Tersiksa
7. Keinginanku
8. Malam Ini
9. Hidup
10. Tak Biasanya
(yla/yla)











































