Dengan rilisnya 'Fragmen', genaplah 16 album yang telah ia rilis. 'Fragmen' adalah kolase dari potongan kehidupan seorang Siti Nurhaliza setelah ia berkeluarga dan berhijab. Album ini sebelumnya telah dirilis di Malaysia disertai dengan dua lead-single, 'Lebih Indah', sebuah mutiara yang disimpan di akhir album, dan 'Jaga Dia Untukku', pop mid-tempo yang menerjemahkan perasaan Siti ketika sang suami mengalami kecelakaan di New Zealand pada 2012.
Mirip dengan album 'Transkripsi' (2006), 'Fragmen' juga menampilkan beberapa kolaborasi bersama musisi dan komposer Indonesia. Fragmen versi Indonesia menambahkan bonus track berjudul 'Seluruh Cinta', duet romantis bersama Cakra Khan, solois yang dijuluki Siti memiliki suara seperti “air mendidih”. Ada juga 'Terbaik Untukmu', pop melayu yang diciptakan oleh Ade Nurulianto dari band Govinda.
Kisah 'Fragmen' dimulai lewat lagu 'Aku' yang menunjukkan kekuatan seorang wanita, dengan chorus menohok. "Ku Wanita Ku punya harga/ Yang tak mampu kau punyai/ Aku hanya mahu dihargai/ Ku Wanita," narasi di depan lagu menyampaikan dengan optimis perasaan.
Ada 3 lagu yang diciptakan “Bengkel Cipta Ekspres Badan Pelindung Hakcipta Karyawan Malaysia", dari track bernapaskan religi berjudul 'Mula dan Akhir', lagu untuk 'Membunuh Benci' dengan piano, serta 'Sanubari' dalam menerjemahkan perasaan yang terdengar lebih gelap. Meski menurut saya, tidak satu pun dari 3 lagu tersebut yang cukup menonjol dibandingkan lagu lainnya.
'Warna Dunia' menjadi warna lainnya. Pemakaian sound modern pada lagu tersebut menggambarkan bahwa kita tidak kehilangan sosok yang menyenangkan darinya. Dunia pop Asia tidak akan pernah sama tanpa Siti Nurhaliza. Untuk album berbudget tinggi, 'Fragmen' menunjukkan kualitas yang pantas. Cukup satu kata sifat yang sama untuk menggambarkan 'Fragmen' dan Siti Nurhaliza: elegan.
Rendy Tsu (@rendytsu) saat ini bekerja sebagai Music Publicist salah satu perusahaan rekaman terbesar di Indonesia.
(mmu/mmu)











































