Ketika Mel Gibson Memotret Paparazzi
Jumat, 14 Jan 2005 17:06 WIB
Jakarta - Banyak yang mengira menjadi selebritis dengan segala kegemerlapannya adalah suatu hal yang nikmat. Namun dalam film drama thriller "Paparazzi" kegemerlapan itu dapat berubah menjadi suatu hal yang mencekam.Walaupun nama-nama pemain dalam film ini belum akrab di telinga kita, namun acting mereka dapat membawa kita kedalam suasana yang cukup menegangkan.Film yang diproduseri Mel Gibson ini, menceritakan kehidupan Bo Laramie (Cole Hauser) si tokoh utama aktor laga pendatang baru yang tiba-tiba menjadi terkenal sejak peluncuran film perdananya. Bo memiliki istri yang cantik, Abby (Robin Tunney), seorang anak laki-laki Zach (Blake Michael Bryan), dan rumah di pinggir pantai. Potret sebuah keluarga kecil bahagia. Namun seiring dengan menanjaknya karir Bo, paparazzi pun tak lepas menyoroti kehidupannya. Hingga suatu hari seorang paparazzi Rex Harper (Tom Sizemore) itu mengganggu kehidupan pribadinya, Bo yang marah tak dapat menerima kelakuan Rex dan teman-temannya yang tak jarang sengaja memancing amarahnya. Film berdurasi 84 menit ini menceritakan bagaimana Rex dan teman-teman paparazzi yang lain sampai hati melakukan tindakan yang membahayakan nyawa orang lain, hanya demi memuaskan hobi mereka. Berita bohong tentang Bo dan keluarganya disebarkan oleh mereka melalui foto-foto yang berhasil mereka jepret dengan kamera canggih. Rex dan komplotannya mulai merencanakan hal-hal jahat, mobil yang ditumpangi Bo dan keluarganya merka kejar hingga akhirnya mengalami kecelakaan. Polisi pun mulai terlibat, menyelidiki ada apa sebenarnya antara para paparazzi dengan Bo. Detektif Burton (Dennis Farina) yang menyelidiki kasus kecelakaan ini pun harus berperang dengan hati nurani nya, di satu sisi ia adalah polisi yang harus menegakkan keadilan, sementara di sisi lain ia hanya lah seorang kepala keluarga seperti Bo.Melihat keluarganya terluka, Bo tak tinggal diam. Ia tidak terima begitu saja perlakuan Rex dan teman-temannya yang berkomplot untuk menghancurkan karir dan keluarganya. Pembalasan adalah salah satu cara yang dapat dipilih oleh Bo. Sanggupkah Bo mengendalikan amarahnya terhadap paparazzi yang membahayakan nyawa keluarga tercintanya?Setelah menonton film ini, mungkin anda tak heran bagaimana Cameron Diaz yang manis dapat berubah menjadi murka terhadap paparazzi yang terus membuntutinya. Anda mungkin juga akan bergumam "Mungkin ini yang dialami oleh Lady Di beberapa tahun silam." Mel Gibson yang sudah malang melintang di dunia perfilman kabarnya mendapat inspirasi membuat film ini ketika sedang membicarakan tentang paparazzi. "Sepertinya film ini akan menjadi balas dendam yang luar biasa," ujarnya. (/)











































