Pada 2010, Tyondai Braxton (gitar, vokal, keyboard) pergi meninggalkan band. Sebuah kekhawatiran muncul mengingat Tyondai dianggap sebagai personel yang telah menorehkan sisi menyenangkan pada aransemen musik Battles. Namun ternyata hal tersebut pada akhirnya tidak menjadi masalah besar. Sebab, pada 2011 band asal New York ini merilis album kedua yang bertajuk 'Gloss Drop'.
Terlihat dari sampul albumnya yang menampilkan gumpalan permen karet berwarna merah jambu dengan latar putih bersih, seolah mengesankan bahwa mereka berniat mempersembahkan musik mereka dari sisi yang lebih menyenangkan, sisi yang lebih ceria dan berwarna. Dan benar saja, eksperimen nada yang menjamah mood ceria sangat kental di sini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam album ini, mereka menggaet Matias Aguayo, salah satu dedengkot electronica asal Chili. Sound gitar dan keyboard pada album ini seperti terinspirasi dengan nuansa tropis. Coba simak 'Dominican Fad' atau 'Inchworm', yang senantiasa akan mengingatkan Anda pada nuansa kepulauan Karibia. Ini sudah tentu merupakan salah satu faktor yang menyebabkan musik Battles terdengar lebih friendly.
Beberapa kolaborasi pun terjadi dalam album ini. Setelah Matias Aguayo, ada pula Kazu Makino (Blonde Redhead) dalam track 'Sweetie & Shag' yang memberikan sentuhan feminin yang quirky. Gary Numan, salah satu pionir dalam ranah musik elektronik ikut ambil andil di sini, menyumbangkan karakternya yang gelap dan penuh teror dalam 'My Machine'.
Jika Anda sedari dulu mengagumi ramuan musik Battles dengan segala kerumitannya, mungkin Anda akan merindukan hal tersebut di sini. Karena Gloss Drop jelas terdengar lebih ringan, dengan aransemen yang lebih loose, sehingga lebih cepat dan mudah dicerna bagi siapapun yang telinganya sama sekali tidak bisa menerima musik mereka dengan baik dan benar. Namun jangan khawatir, mereka tentu tidak akan meninggalkan ciri khas mereka.
Kerinduan Anda akan terbayar ketika mendengarkan track 'My Machines', 'White Electric', dan 'Wall Street' yang masih jumawa. Kesimpulan yang bisa saya tarik setelah mendengarkan album Gloss Drop: setidaknya kali ini soal matematika yang sulit itu sedikit demi sedikit telah terpecahkan.
(mmu/mmu)











































