Taqy Malik Jawab Tudingan Mark Up Wakaf Al-Qur'an di Tanah Suci

Taqy Malik Jawab Tudingan Mark Up Wakaf Al-Qur'an di Tanah Suci

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 16 Feb 2026 05:12 WIB
Taqy Malik
Foto: Instagram @taqy_malik
Jakarta -

Influencer Taqy Malik kembali jadi pembicaraan setelah disebut mark up harga wakaf mushaf Al-Qur'an di Makkah dan Madinah. Randy Permana orang Indonesia yang menetap di Arab Saudi spill soal dugaan ini.

"Selama ane 5 tahun bolak-balik di Saudi, gak pernah nemu harga mushaf/Quran di Mekah Madinah seharga 80 riyal (mau musim haji/Ramadan apapun kek). Antum penyalur wakaf atau jualan wakaf?" kata Randy melalui akunnya @paparich666 pada (11/2).

Randy pada Jumat (13/2/2026) juga memberikan penjelasan kepada wartawan melalui wawancara virtual soal dugaan tersebut. Dia mempertanya soal harga program wakaf yang dilakukan oleh Taqy Malik dengan harga 80 riyal atau sekitar Rp 330 ribu per mushaf.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia menjual mushaf dengan harga Rp 330 ribu. padahal harga di toko rata-rata 40-50 riyal (sekitar Rp 180 ribu-Rp 200 ribu). Selisih keuntungannya lebih banyak ketimbang harga mushafnya," kata Randy.

Namun, Randy mengatakan dirinya tidak menyebut apa yang dilakukan oleh Taqy Malik sebagai penipuan secara langsung. Selain itu, Randy juga menyoroti cara pendistribusian mushaf yang dilakukan oleh Taqy Malik yang dinilai merugikan komunitas Tenaga Kerja Idonesia (TKI).

ADVERTISEMENT

Taqy Malik Buka Suara

Taqy Malik menanggapi tuduhan tersebut. Taqy buka suara melalui akun Instagram pribadinya dan mengajak Randy untuk tabayun.

"Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara *Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya* untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan di publikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggungjawab, terkait *amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan*," tulis Taqy Malik dilihat pada Minggu (15/2/2026).

Pemilk akun Instagram dengan jumlah 2,3 juta follower itu mengatakan semua fasilitas pertemuan dan menjamin kenyamanan serta saling menghormati dalam forum.

"Ini bukan tentang mencari pembenaran , melainkan menghadiri kebenaran. Ini bukan tentang menyerang, melainkan menjaga amanah. Dan ini bukan tentang opini, melainkan pertanggungjawaban di hadapan manusia, dan terlebih lagi di hadapan Allah SWT," tulisnya.

"Saya membuka ruang ini dengan niat baik, agar segala hal menjadi terang, agar tidak ada syubhat yang tersisa, dan agar kepercayaan umat tetap berdiri atas kejelasan, (bukan asumsi atau tuduhan liar semata)," sambung Taqy.

Taqy Malik dalam unggahan Instagram Storynya mengunggah video bersama seorang yang dia panggil abang yang menjual mushaf Al-Qur'an. Taqy bertanya harga mushaf.

"Satu-satu ya gue bahas, ini gue bukan jual muashaf 80 riyal. Gue lagi nanya iseng sama abang yang di depan Nabawi, berapa harga mushaf sekarang. Dia bilang "80 riyal" bukan gue yang bilang, kan lucu dipelintir dan di-framing bilang gue jual 80 riyal. Kalian hitung sendiri 80 riyal itu di-convert ke rupiah Rp 360 ribu, sedangkan gue jual Rp 330 ribu," tulis Taqy Malik.




(pus/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads