Day 3, Practice Makes Perfect Ala Gank Detik SMU Don Bosco

Day 3, Practice Makes Perfect Ala Gank Detik SMU Don Bosco

- detikHot
Rabu, 13 Apr 2005 08:44 WIB
Day 3, Practice Makes Perfect Ala Gank Detik SMU Don Bosco
Jakarta - Orang bilang practice makes perfect. Gank Detik Band SMU Don Bosco pun setuju dengan itu. Makanya nih mereka rajin latihan biar tambah oke kalau tampil nanti.Latihan band paling nggak dilakukan anak-anak Detik satu kali dalam seminggu. Hari Jumat biasanya dipilih mereka sebagai hari buat latihan."Biasanya Jumat kan pulangnya cepat dan kita semuanya juga bisa, nggak ada kegiatan lain," ujar Brandly beralasan.Tapi menurut anak-anak Detik, sejak bulan April ini mereka jadi jarang latihan. Alasannya karena kesibukan mereka sebagai anak-anak SMU yang udah duduk di kelas tiga. Apalagi minggu-minggu ini semuanya disibukkan dengan kegiatan Pra UAN (Ujian Akhir Sekolah). Kata Jelly sih sebenarnya kalau anak-anak Detik yang jurusan IPS kayak dia, Regi, Epit, Ringga, Brandly, dan Dana nggak sibuk-sibuk banget, lebih santai. Tapi drummer mereka Krisma yang anak IPA lebih sibuk ketimbang mereka. Jadi sekarang ini susah nyari waktu buat latihan.Di hari ketiga My Zone ini, untungnya Krisma bisa diajak buat latihan bareng. Studio di rumah salah satu teman mereka di kawasan Jagakarsa biasanya jadi tempat favorit anak-anak Detik kalau latihan. Tapi di hari ketiga ini kebetulan studio tersebut lagi nggak bisa dipakai mereka. Alhasil ketujuhnya milih tempat yang sama dengan tempat kemarin mereka buat lagu.Gank Detik band berangkat sekitar pukul 14:30, waktu yang kira-kira sama dengan hari kedua kemarin. Begitu sampai, mereka langsung menyiapkan alat masing-masing. Setelah selesai, lagu "First Straw" punyanya 311 jadi pilihan pertama ketujuhnya buat dimainin."Udah lama banget ya nggak latihan, kangen banget gue," ujar Epit sang vokalis begitu selesai nyanyi "First Straw."Lagu kedua masih aja mereka mainin lagu dari band favorit mereka 311, judulnya "Champagne." Tapi di lagu ketiga Epit yang suka banget sama Laruku, minta teman-temannya untuk memainkan salah satu lagu milik band asal Jepang itu. Kemudian lagu "Drivers High" terlantun dari vokal cowok yang kerap digilai cewek-cewek kalau Detik lagi manggung."Sebenarnya kita memang sering mainin lagu ini. Anak-anak juga suka sama Laruku nggak cuma gue aja," jelas Epit lagi.Untuk mempelajari bahasa Jepang yang jadi lirik di lagu Laruku itu, Epit ternyata nggak pakai kursus bahasa Jepang segala. Dia bilang cukup belajar sendiri dengan mendownload liriknya dari internet. Paling nggak, cowok tinggi besar itu butuh waktu dua minggu untuk menghapalkannya."Kalau hapalinnya setiap hari dalam dua minggu gue udah bisa hapal. Tapi kalau nggak hapalin setiap hari hampir sebulan lah baru bisa," katanya.Anak-anak Detik nggak lupa buat memainkan dua lagu milik band mereka sendiri. Lagu "Biarkan" ciptaan Jelly dan Epit serta "Temukan Jauh" ciptaan Regi jadi penutup latihan mereka sore hari itu.Meskipun udah main lima lagu, mereka kayaknya masih belum puas latihan. Tapi berhubung waktu sewa studio selama satu jam udah habis, mereka pun memilih udahan ketimbang menambah jam lagi. Puas lihat gank Detik latihan, dua hari kedepan masih banyak kegiatan anak-anak band asal SMU Don Bosco itu yang kita akan bahas disini. Salah satunya pasti kegiatan manggung mereka dong. Dimana mereka manggung dan kayak apa suasananya, tungguin ceritanya di My Zone. Dahhh (eny/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads