Day 3, Gank Madania Goes To School

Day 3, Gank Madania Goes To School

- detikHot
Rabu, 30 Mar 2005 08:25 WIB
Day 3, Gank Madania Goes To School
Jakarta - Tugas magang gank Madania di detikcom masih berlanjut di hari ketiga My Zone. Kali ini mereka datang ke sekolah buat wawancara salah seorang guru Madania.SMU Madania letaknya cukup jauh dari pusat kota Jakarta, tepatnya ada didaerah Telaga Kahuripan, Parung, Bogor. Untuk perjalanan kesana detikhot mesti melewati daerah Ciputat yang dikenal dengan kemacetannya. Untungnya waktu kita lewat, belum macet-macet banget jadi perjalanan ke SMU Madania hanya memakan waktu 1.5 jam.Begitu tiba di sana anak-anak gank Madania udah nunggu kita. Tapi sebelum ketemu guru yang mau diwawancara sama mereka berdua, Rangga dan Michael sempat nunjukkin beberapa tempat-tempat asyik di sekolah mereka itu.Tempat pertama apalagi kalau bukan lapangan basket favorit gank cowok Madania. Lapangan basket indoor itu menjadi satu dengan panggung besar yang sering kali menjadi tempat pementasam berbagai acara kesenian.Sesudahnya Michael dan Rangga nunjukkin kolam renang dan kantin yang juga lumayan jadi favorit mereka. Tadinya didekat lokasi kolam renang ini, Rangga mau ngasih tahu tempatnya latihan band anak-anak Madania, tapi berhubung penjaganya nggak ada, kita gagal melihat tempat tersebut.Puas melihat segala fasilitas yang ada di SMU Madania, kita pun langsung menuju ke ruang guru. Kebetulan sewaktu mau menuju ke sana, Michael dan Rangga ketemu sama guru yang mereka mau temui itu. Wawancara singkat dengan Didi Diarsa guru yang menjadi asisten koordinator magang SMU Madania berlangsung di ruang guru. Michael mulai bertanya soal tujuan program magang yang diadakan oleh sekolahnya itu. Kemudian sang guru menjelaskan bahwa program magang yang dilakukan oleh sekolah bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada dunia kerja."Program magang ini digulirkan dari sekolah yang salah satu tujuannya untuk memperkenalkan siswa Madania kepada dunia kerja. Selain itu, kita juga menginginkan siswa menjadi terbiasa dengan iklim dunia kerja, seperti sifat kedisplinan, saling menghormati dan team work," imbuh bapak guru yang juga mengajar Tata Negara itu.Pertanyaan selanjutnya kemudian ditanyakan oleh Rangga soal terbatasnya waktu magang mereka sekarang, yaitu hanya dua minggu. Kemudian dijelaskan kembali oleh Pak Didi, karena berdekatannya waktu magang dengan waktu ujian menyebabkan terbatasnya kesempatan magang anak-anak kelas tiga Madania saat ini."Tapi tahun-tahun sebelumnya kita punya program magang 3-4 minggu," jelasnya.Menurut bapak guru yang bergelar sarjana pendidikan itu, ketika program magang digulirkan sekolah membebaskan siswanya untuk memilih tempat magang mereka sendiri. Tapi kalau sampai batas waktu yang ditentukan, siswa belum bisa mendapatkan tempat magang, sekolah pun turun tangan membantu."Selain di media seperti detikcom, siswa-siswa lain magang di tempat-tempat seperti production house, restoran dan kantor pengacara," cerita Pak Didi lagi.Berhubung terbatasnya waktu yang dimiliki oleh guru Tata Negara itu, penjelasan tadi jadi obrolan terakhir antara Pak Didi dengan gank Madania. Selanjutnya Rangga dan Michael kembali mengajak detikhot untuk tur keliling sekolah mereka. Dua tempat terakhir yang ditunjukkan oleh keduanya adalah loker kebanggan mereka dan ruang perpustakaan sekolah. Loker yang letaknya ada di lantai dua itu memang lumayan jadi kebanggan karena nggak semua sekolah di Indonesia punya loker seperti mereka. Sedangkan ruang perpustakaan sebenarnya merupakan salah satu tempat di sekolah yang jarang keduanya datangi.Selesai lihat-lihat perpustakaan, hari ketiga My Zone gank Madania goes to school pun harus diakhiri. Besok soalnya akan ada hari berat buat Rangga dan Michael. Keduanya ditugaskan untuk mewawancara beberapa artis yang datang ke acara pertandingan bola yang digelar dalam rangka ulang tahun sebuah radio anak muda. Penasaran lihat aksi mereka gimana, just wait and see di My Zone besok. Dahhh... (eny/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads