Day 1, Konvoi & Ngamen Bareng Panitia Carasel SMU 68
Senin, 14 Feb 2005 08:21 WIB
Jakarta - Panitia pensi Carasel SMU 68 bakal ngisi My Zone selama 5 hari kedepan. Ngamen dan konvoi bareng keliling Jakarta untuk nyari dana jadi agendanya mereka di hari pertama.Sebelum detikhot cerita lebih jauh soal acara ngamen dan konvoi yang dilakukan sama panitia Caresel 68, mendingan kita cari tahu dulu apa itu Carasel?. Carasel merupakan sebuah acara pentas seni yang jadi program OSIS tahunan anak-anak SMUN 68. Untuk tahun ini Carasel akan digelar hari Minggu (19/1/2005) mendatang, di Istora Senayan Jakarta. Kamu-kamu nggak bakalan rugi deh kalau nanti datang ke sana. Soalnya Agnes Monica sama band khas lagu-lagu cinta Kahitna udah siap untuk menghibur kita di Carasel.Nah, untuk bikin pensi sehebat itu tentunya pantia mesti bekerja keras nyipain semuanya. Mulai dari soal panggung sampai soal duit alias dana yang memang nentuin banget berlangsungnya acara mereka. Untuk nyari dana ini, panitia ternyata nggak cuma ngandelin dari pihak sponsor dan donatur. Mereka juga nyari-nyari cara lain buat nambahain duit yang mereka punya. Salah satu caranya adalah dengan ngamen di beberapa tempat di Jakarta.Selain ngamen, di hari pertama My Zone panitia Carasel juga bakalan konvoi buat nyebarin flyers. Untuk acara konvoi dan ngamen ada satu orang cewek yang jadi koordinatornya yaitu Mila. Menurut Mila acara konvoi dan ngamen akan di mulai selepas shalat maghrib yaitu sekitar jam 19:00 WIB. "Tapi anak-anak udah aku suruh datang dari jam 16:30 WIB. Soalnya mobil-mobil yang mau konvoi kan mesti ditempel-tempelin poster dulu. Mereka juga harus dibriefing soal peraturan dan rute konvoi," cerita cewek yang duduk di kelas tiga itu.Untuk konvoi, selain mobil-mobilnya panitia, anak-anak SMU 68 juga dibantu oleh sebuah klub mobil yang menjadi sponsor acara mereka. Jadi pada konvoi tersebut ada sekitar 35 mobil yang akan jalan beriringan. Pastinya untuk konvoi ini, panitia juga minta bantuan dua orang bapak polisi yang menggunakan sepeda motor untuk mengawal mereka.Rute konvoi dimulai dari SMUN 68 yang ada di Salemba kemudian menuju Pekan Raya Jakarta (PRJ Kemayoran), Lembang, Menteng, Senayan, Roti Bakar Edi (Blok M), Pondok Indah, Kemang, Kuningan dan berakhir lagi di Salemba. Sedangkan untuk ngamen ada tiga tempat yang dijadikan tujuan yaitu Taman Lembang, Plaza Menteng dan Roti Bakar Edi (Blok M).Semua panitia sempat cemas dan stress, soalnya malam itu, cuaca yang tadinya cerah, mendadak berubah jadi mendung yang dilanjutin dengan turunnya hujan. "Gimana nih acara ngamennya kalau hujan begini," cemas salah seorang panitia kepada temannya.Namun walaupun hujang menghadang, the show must go on, "what ever will be, will be deh," ujar seorang panitia lainnya. Untuk panitia yang ngamen, malam itu tidak perlu mengikuti konvoi karena mereka harus langsung menuju tempat masing-masing. Sedangkan panitia yang konvoi langsung melaju mobilnya menuju Pekan Raya Jakarta .Selama perjalanan terlihat beberapa poster yang sebelumnya sudah di tempel-tempel di beberapa bagian mobil, terlepas karena terguyur air hujan. Tapi untungnya hujan malam itu nggak berlangsung lama, sekitar jam 21:00 WIB, hujan yang tadinya cukup deras berubah menjadi rintik-rintik. Panitia pun sedikit bernapas lega melihat perubahan cuaca ini.Selama konvoi, mereka berhenti di titik-titik yang sudah di tentukan tadi, untuk membagikan flyers Carasel. "Jangan lupa datang ya!" pesan anak-anak SMU 68 sambil membagikan flyersnya. Ketika peserta konvoi sampai di Roti Bakar Edi (Blok M) terlihat para panitia yang ngamen lagi ngejalanin tugas mereka. Roti Bakar Edi juga terlihat cukup ramai pengunjung. Jadi sepertinya akan cukup banyak uang yang bisa panitia dapatkan.Sebelum ngamen di mulai, tim ngamen Blok M membagi kelompok mereka menjadi dua bagian, kelompok pertama adalah kelompok yang akan ngamen di tenda-tenda yang ada di sebelah kiri jalan dan kelompok kedua ngamen di sebelah kanan jalan. Masing-masing kelompok ini terdiri dari delapan orang.Peralatan yang di bawa oleh para panitia untuk ngamen terlihat cukup memadai, diantaranya gitar, drum dan botol minuman yang diisi beras. Sebelum ngamen mereka juga diskusi terlebih dahulu soal lagu apa yang akan dinyanyikan nanti. Akhirnya di putuskan tiga lagu menjadi pilihan yaitu, "Someday Will Know" (ost: A Walk To Remember), "I Do" (Ten 2 Five) dan "Living On A Jet Plane" (ost: Armagedon).Untuk melihat mereka ngamen, detikhot mutusin untuk ikut kelompok yang ngamen sebelah kanan jalan. Pada awalnya kelompok ini sempat malu-malu, belum lagi mereka juga harus bersaing dengan pengamen-pengamen lain yang ada di situ.Warung tenda pertama yang mereka datangi terlihat cukup banyak pengunjung. Salah satu panitia yang bernama Fio pun mulai melancarkan aksinya, dengan memperkenalkan siapa mereka. Selanjutnya lagu pertama pun mengalun. Di sini suara para panitia yang ngamen masih terdengar belum kompak dan yimbul-tenggelam. Mungkin hal itu di sebabkan oleh tidak hapalnya mereka pada lagu yang di nyanyikan. Akhirnya di warung tenda kedua, diputuskan untuk nyanyi lagu "Living On Jet Plane." "Kalau lagu ini pasti semuanya hapal kan," ujar Sella sang vokalis utama kepada teman-temannya. Di warung tenda kedua ini mereka juga mendapatkan sedikit keberuntungan. Meskipun cuma ada lima orang pengunjung, pengunjung-pengunjung tersebut ternyata berbaik hati untuk memberikan sejumlah uang yang cukup besar kepada para pengamen asal SMUN 68 itu. "Wah ada yang ngasih Rp 10000," ujar Fio yang juga bertugas mengedarkan kotak sumbangan.Setelah seluruh tenda selesai di datangi, semua panitia pun berkumpul lagi untuk siap-siap melanjutkan konvoi dan kembali ke sekolah. Wajah-wajah kelelahan dan mengantuk mulai terlihat dari para peserta konvoi dan ngamen.Akhirnya ketika waktu menunjukkan pukul 02:00 WIB dini hari, seluruh panitia konvoi dan ngamen sampai di sekolah. Mila yang menjadi koordinator acara itu, sedikit bernapas lega karena acara yang dia pimpin bisa terlaksana dengan baik meskipun ada halangan hujan. "Lumayan lho dapat duitnya dari ngamen tiga tempat itu, sekitar Rp 500 ribu-an gitu," ujarnya bahagia.Wahhh, ketika mendengar hal tersebut, detikhot yang ikut ngerasain gimana susahnya mereka konvoi dan ngamen tadi, ngerasa senang sekaligus lega. Untungnya semua bisa berlangsung lancar ya guys. Untuk My Zone hari kedua besok mendingan jangan sampai ada yang kelewatan. Soalnya panitia Carasel 68 bakalan keliling Jakarta lagi nih. Kalau mau tahu buat apa mereka keliling Jakarta just wait and see until tomorrow. See u.Guys....buat kalian yang sekolahnya atau ganknya mau ikutan seru-seruan bareng detikhot, just send ur request ke detikhot@staff.detik.com. Request kalian itu pastinya harus disertakan juga a little bit story and profile about ur gank. Ditunggu segera ya...! (eny/)











































