Satu lagi figur publik yang melebarkan sayap ke dunia musik, ialah Riana Ree. Ia sebelumnya dikenal netizen sebagai kreator konten fitnes yang pernah mendapat Piagam Penghargaan MURI untuk Instruktur Mat Pilates Secara Hybrid Oleh Perempuan Terbanyak di Indonesia, 1.150 perempuan.
Wanita yang bernama asli Riana Bismarak itu sudah merilis lima lagu, yakni Indah Pada Waktunya, Gak Akan Ada Lagi, Anniversary Song, Musim Menunggu, dan You're Still The One. Ia mengaku saat ini lagi menyiapkan single keenam.
Kecintaan Riana Ree terhadap musik ternyata sudah ada sejak lama. Keputusan untuk akhirnya membuat dan merilis lagu sendiri berawal dari kebiasaannya bernyanyi saat mengajar kelas fitnes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang sekitarku mendorong aku untuk mencoba membuat lagu. Awalnya aku anggap bercanda, tapi ternyata pertanyaan itu tinggal cukup lama di kepala aku. Sampai akhirnya aku berpikir, iya ya, kenapa nggak?" ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (3/9/2026).
Riana Ree kemudian mulai mencari partner dari kalangan musisi karena masih belajar memahami proses produksi musik. Perlahan, ia mulai terlibat dalam penulisan hingga proses rekaman.
Dalam menulis lagu, Riana Ree banyak mengambil inspirasi dari kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, cerita orang lain, hingga percakapan sederhana. Tema relationship dan kehidupan menjadi benang merah dalam sejumlah karyanya.
"Aku ingin orang dengar lagu aku lalu merasa, 'Oh, gue pernah ada di posisi ini'," ujarnya.
Secara musikal, Riana Ree telah menemukan warna yang nyaman untuk dirinya. Ia menyukai musik pop dengan sentuhan R&B, jazz, serta easy listening.
"Aku baru lima lagu. Rasanya terlalu cepat kalau sekarang aku bilang, 'Riana Ree harus selalu begini'. Aku ingin kasih ruang supaya musik aku bisa berkembang bersama aku," tuturnya.
Riana Ree memiliki keinginan untuk mengumpulkan karya-karyanya dalam bentuk EP atau mini album. Ia juga ingin mencoba lebih banyak live performance karena merasa nyaman membangun koneksi dengan penonton.
"Jadi kurasa, aku baru saja memulai. Dulu aku berpikir, 'Aku mau bikin lagu'. Sekarang kadang ceritanya yang datang duluan dan seperti minta dibuat jadi lagu," tuturnya.
Meski begitu, Riana Ree memastikan gak meninggalkan dunia kesehatan. Ia masih menjalankan berbagai aktivitas sebagai pengusaha, instruktur, kreator konten, hingga mengembangkan komunitas Gobyos.
"Aku nggak merasa harus memulai semuanya di usia 20-an supaya dianggap valid. Buat aku nggak ada expiry date untuk punya mimpi baru. Musik sekarang adalah another way to tell my story," pungkasnya.










































