Industri musik Indonesia kedatangan pendatang baru. Eva SEA resmi merilis single perdananya berjudul Malaikat Bintangku dengan aransemen dangdut koplo.
Penyanyi yang punya nama asli Epa Susanti itu mengaku bersyukur akhirnya bisa memperkenalkan karyanya ke publik.
"Alhamdulillah, saya dapat merilis single Malaikat Bintangku," kata Eva SEA saat berbincang, Senin (27/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan merilis lagu ini, kata Eva, bukan hal yang instan. Ia menyebut proses produksinya penuh tantangan, tapi terbayar dengan hasil akhir yang bikin puas.
"Penuh perjuangan dalam proses produksi lagunya, tapi hasilnya bagi saya sangat memuaskan," ujarnya mantap.
Malaikat Bintangku hadir dengan nuansa dangdut koplo modern yang dipadukan dengan melodi menyentuh. Lagu ini bercerita tentang sosok spesial dalam hidup, yang diibaratkan seperti malaikat pembawa harapan dan cahaya.
Dari sisi aransemen, lagu ini dibuat energik tapi tetap emosional. Karakter vokal Eva yang lembut namun kuat jadi daya tarik utama, membuat lagu ini terasa lebih hidup dan mudah dinikmati berbagai kalangan.
Sebagai wajah baru di industri, Eva SEA membawa warna segar di dunia dangdut koplo. Kehadirannya sekaligus menunjukkan regenerasi di genre ini terus berjalan, dengan munculnya talenta-talenta muda yang siap bersaing.
Ke depan, Eva punya harapan besar untuk kariernya. Ia ingin terus produktif dan menjangkau lebih banyak pendengar.
"Semoga saya dapat terus berkarya. Saya percaya dengan usaha maksimal tentu hasilnya optimal, sampai eksistensi saya di dunia musik bisa dikenal masyarakat," tutupnya optimis.
Eva SEA sendiri lahir di Kotabaru pada 21 Oktober. Sejak kecil, ia sudah dekat dengan dunia musik, khususnya dangdut koplo, dan kerap tampil di berbagai acara lokal.
Selain bernyanyi, Eva juga hobi traveling. Dari perjalanan itulah ia banyak mendapat inspirasi, yang kemudian dituangkan dalam karya-karyanya. Dengan modal suara dan semangat yang dimiliki, Eva SEA kini siap melangkah lebih jauh dan meramaikan industri musik dangdut Tanah Air.
(fbr/mau)











































