GIGI: Bajakan Dilegalkan Aja!
Rabu, 30 Mei 2007 17:28 WIB
Jakarta - Grup band GIGI punya sikap berbeda terhadap pembajakan. Band yang baru saja merilis album 'Peace, Love & Respect' itu meminta pemerintah melegalkan aksi bajak-membajak. Lho?"Koar-koar, demo-demo, nggak penting. Dilegalkan aja oleh pemerintah, percuma, nggak kelar-kelar juga masalahnya," tukas gitaris GIGI, Budjana saat ditemui di XXI Djakarta Theater, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2007).Pernyataan Budjana dan rekan-rekannya di GIGI soal pembajakan tersebut merupakan puncak kekesalan mereka. Grup yang hitsnya 'Nakal' tengah diputar di berbagai radio itu melihat, mereka merasa lebih dihargai jika pembajakan disahkan saja."Dilegalin aja deh dengan harga yang murah. Biarpun label artis dapat sedikit, yang penting kita dihargai," ucap Armand sang vokalis.Soal pembajakan itu, Thomas basist GIGI pernah berurai air mata saat diwawancara di sebuah radio empat tahun lalu. Ketika itu, Thomas menangis karena belum lagi album terbaru GIGI keluar di pasaran, bajakannya sudah beredar luas.Lain dulu, lain sekarang. Jika dulu menangis, Thomas kini malas meneteskan air matanya hanya karena hasil karyanya dibajak."Capek, udah dilegalin aja," pungkasnya. (eny/eny)











































