Merayakan Keberagaman Budaya, Spotify Rilis IDentitasku

ADVERTISEMENT

Merayakan Keberagaman Budaya, Spotify Rilis IDentitasku

Pingkan Anggraini - detikHot
Senin, 17 Okt 2022 21:04 WIB
Miskolc, Hungary - May 20, 2018: Spotify starting up on an iPhone 8 connected to a new Skoda car.
Foto: Getty Images/Bence Bezeredy
Jakarta -

Layanan musik digital Spotify resmi merilis kampanyenya yang bertajuk IDentitasku. Perilisan itu dilaksanakan pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima detikcom, hal ini untuk merayakan keberagaman budaya dan identitas musik di Tanah Air.

Melalui kampanye tersebut, Spotify nantinya akan menyediakannya berbagai fitur dan program kepada penggemarnya.

Seperti hub Suara dari Indonesia yang diperbaharui, berkolaborasi dengan artis lokal, dan bekerja sama dengan program pencarian bakat untuk memfasilitasi penemuan beragam jenis musik dari berbagai daerah.

Adapun hub Suara dari Indonesia yang baru saja diperbarui memungkinkan pendengar untuk mendalami koleksi konten-konten audio lokal Spotify dari seluruh Nusantara.

Dengan mencari kata kunci suara dari Indonesia di Spotify, pendengar akan menemukan hub dengan deretan playlist yang dikurasi secara khusus berdasarkan wilayah dan provinsi di Indonesia.

"Kami ingin semua pendengar di Indonesia dapat menemukan dan mengekspresikan identitas mereka di Spotify. Di mana pun mereka berada, mereka bisa datang ke Spotify dan merayakan identitas serta asal-usul mereka," kata Cassandra Aprilanda, perwakilan Spotify.

Enam artis Indonesia telah bergabung untuk mendukung kampanye ini, yaitu Ndarboy Genk dari Yogyakarta, Woro Widowati dari Jawa Tengah, Hindia dari Jakarta, Yura Yunita dari Jawa Barat, Sal Priadi dari Jawa Timur, dan Stevan Pasaribu dari Sumatera Utara.

Sebagai bagian dari komitmen, Spotify juga berkolaborasi dengan mitra lokal untuk acara pencarian bakat yang dijadwalkan akan tayang tahun ini.

"Selain menjadi rumah bagi para pendengar kami untuk mendengarkan hal-hal yang mereka sukai, kami juga ingin menjadi tempat musisi lokal dapat memperkenalkan karya mereka kepada khalayak luas," tutur Cassandra.



Simak Video "Spotify Pangkas 6% Karyawan Globalnya"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT