Album Baru Arctic Monkeys Direkam di Biara Kuno

ADVERTISEMENT

Album Baru Arctic Monkeys Direkam di Biara Kuno

Pingkan Anggraini - detikHot
Minggu, 28 Agu 2022 19:31 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 19:  (EDITORS NOTE: Image has been converted to black and white) (L-R) Matt Helders, Nick OMalley, singer Alex Turner and Jamie Cook of Arctic Monkeys attend The BRIT Awards 2014 at 02 Arena on February 19, 2014 in London, England.  (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)
Arctic Monkeys (Foto: Dan Kitwood)
Jakarta -

Band Arctic Monkeys beberapa waktu lalu sempat mengagetkan penggemarnya. Mereka mengumumkan akan merilis album baru pada Oktober 2022.

Hal itu pertama kali dibocorkan sang vokalis, Alex Turner di media sosialnya. Ia memberitahu jika album terbaru Arctic Monkeys akan rilis pada 21 Oktober 2022.

Bukan hanya itu, Alex Turner juga menjelaskan jika album barunya ini bertajuk The Car.

Alex Turner mengungkapkan, cakupan konsep dan tatanan suara dalam The Car akan berbeda dengan album sebelumnya, Tranquility Base Hotel & Casino yang rilis pada 2018.

"Dalam album ini, kami meninggalkan jejak fiksi ilmiah. Kami kembali ke Bumi," ujar Alex Turner.

Alex Turner melanjutkan lagi, albumnya ini dirasa jauh lebih baik ketimbang yang sebelumnya. Tatanan suara jauh lebih dinamis dan menarik.

"Menurutku, kami semakin dekat dengan versi yang jauh lebih baik melalui tatanan suara dinamis yang ada pada album ini," lanjut Alex Turner.

Lebih lanjut, album ini dikerjakan pada musim panas tahun lalu bersama produser langganan mereka, James Ford.

Album ini juga digarap di Butley Priory, sebuah biara kuno di Suffolk yang diubah menjadi lokasi rekaman.

Dalam pemilihan lokasi tersebut, Alex Turner terinspirasi oleh para band legendaris yang pernah melakukan hal serupa di tempat yang sama.

"Ada banyak sisa rekaman Led Zeppelin dan (Rolling) Stones ketika mereka juga berada di rumah pedesaan ini. Lalu mereka mengemas hasilnya dan melakukan overdub (memoles hasil rekaman) di tempat lain," kata Alex Turner lagi.

Lebih lanjut, The Car merupakan album penuh ke tujuh dari Arctic Monkeys yang sekaligus menandai dua dekade band ini dibentuk.

Beberapa album terakhir dari Arctic Monkeys memiliki tatanan suara yang lebih melankolis jika dibandingkan 20 tahun lalu. Meski begitu, Alex Turner menegaskan bahwa mereka tidak akan melupakan akar musik mereka yang mengedepankan insting.

"Kamu harus bisa mengikuti insting yang sama dengan apa yang kamu lakukan dari pertama kali," kata Alex Turner.

"Untuk itu, kami seperti merasakan keterhubungan dengan apa yang kami lakukan pada 20 tahun lalu di garasi rumah, yang mana itu sangat murni dari insting," lanjutnya.



Simak Video "Ibunda Dewi Perssik Masih Pertimbangkan Maafkan Penghina Anaknya"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT