ADVERTISEMENT

Kisah Anggota Hells Angels yang Todong Rolling Stones di Konser

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 01 Jul 2022 19:04 WIB
AUCKLAND, NEW ZEALAND - NOVEMBER 22:  Lead Singer Mick Jagger in action as The Rolling Stones perform live at Mt Smart Stadium on November 22, 2014 in Auckland, New Zealand.  (Photo by Fiona Goodall/Getty Images)
Rolling Stones saat konser di New Zealand pada 2014 lalu. Fiona Goodall/Getty Images
Jakarta -

Rolling Stones dikenal sebagai salah satu band yang melegenda dan melambangkan kekerasan serta kebebasan dari kaum muda di eranya. Tak heran jika mereka memiliki fans fanatik yang kadang membuat rusuh di tiap konser-konsernya.

Band yang kerap disandingkan dengan geng motor gahar asal Amerika Serikat yakni Hells Angels itu sempat tampil di depan para penonton yang rusuh pada acara Altamont Free Concert pada 6 Desember 1969. Mick Jagger dan kawan-kawan pun sebenarnya sudah menyewa geng tersebut untuk menjaga mereka di atas panggung untuk mencegah hal yang tak diinginkan.

Namun, situasi malah kian panas karena anggota Hells Angels yang tengah mabuk malah terlibat perkelahian dengan beberapa penonton. Keributan itu pun menyasar ke beberapa penampil lainnya yang tengah menyaksikan aksi Rolling Stones yakni Jefferson Airplane.

Sang vokalis, Marty Balin, dihajar oleh salah seorang penonton hingga terkapar. Dan beberapa fans wanita yang bertelanjang dada naik ke atas panggung dan memeluk hingga mencium para personel Rolling Stones yang lolos dari pantauan para anggota geng tersebut.

"Aku kira Hells Angels sudah melupakan tugasnya untuk menjaga mereka. Keith Richards bahkan mengatakan padaku, sepertinya tak butuh tiga atau empat Hells Angels untuk mengusir (wanita) itu dari pangggung," kenang Sonny Barger, salah seorang pendiri Hells Angels dalam biografinya.

Kejadian itu pun membuat Rolling Stones memilih untuk menghentikan penampilan mereka malam itu hingga kondisi menjadi aman dan terkendali. Namun, Barger justru tak suka dengan pilihan tersebut dan naik ke atas panggung.

"Aku berdiri di sebelahnya (Keith Richards) dan mengeluarkan pistolku, lalu memintanya untuk kembali memainkan gitar itu atau mati," ungkapnya.

Kerusuhan itu pun membuat korban jiwa saat seorang pemuda berusia 18 tahun yakni Meredith Hunter mencoba untuk naik ke atas panggung dengan memanjat speaker gegara kerusuhan dan desak-desakan di depan panggung.

Ia pun sempat berkelahi dengan salah seorang anggota Hells Angels, Alan Passaro, yang menariknya dan menusuknya. Ia pun meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit usai mendapatkan luka tusuk di leher, punggung, dan kepala.

Passaro pun sempat ditahan dan dipenjara atas kasus itu namun ia dibebaskan karena dianggap melindungi diri setelah muncul rekaman saat Hunter mengacungkan sebuah pistol sebelum keributan di antara keduanya.



Simak Video "Drummer The Rolling Stones Charlie Watts Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT