Film Pendek All Too Well Taylor Swift Bisa Jadi Batal Gegara Ini

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Senin, 15 Nov 2021 19:04 WIB
Taylor Swift
(Foto: Instagram @taylorswift) Taylor Swift buka-bukaan soal proses produksi film pendek All Too Well. Ini menjadi proyek film pendek pertamanya sebagai sutradara.
Jakarta -

Swifties, fans Taylor Swift, tengah bersuka ria lantaran sang idola merilis versi baru dari All Too Well. Lagu ini merupakan track di album Red (Taylor's Version) yang dirilis dalam durasi luar biasa panjang buat sebuah lagu: 10 menit.

Dijelaskan oleh Taylor Swift, All Too Well memang aslinya berdurasi panjang. Ketika dia merilisnya di album terdahulu, banyak bagian yang harus dia potong demi memadatkan durasi lagu ini agar jadi seperti lagu-lagu kebanyakan.

"Lagu ini aslinya memang panjang, aslinya memang 10 menit. Saat menulisnya aku tidak bisa berhenti. Aku harus memotong beberapa bagian tertentu, yang suka banget, untuk bisa menyertakan ini di album," kata Taylor dalam wawancara dengan Seth Meyers belum lama ini.

Kini akhirnya durasi asli dari lagu All Too Well dilepas ke pasaran dan jadi sebuah persembahan khusus untuk para penggemar. Taylor Swift menyebut bahwa para penggemarnya selalu merasa lagu ini pantas untuk dijadikan single.

Sebagai idola yang selalu mendengar saran dari penggemar, Taylor Swift tak pernah absen menerima masukan dari para Swifties buat lagu-lagunya. Perilisan All Too Well versi 10 menit ini adalah salah satu aksi dari Taylor buat membalas dukungan dan cinta dari para fans.

"Aku senang orang-orang (akhirnya) bisa mendengarkan (versi panjang) lagu ini. Aku sangat bangga pada versi ini dan versi ini adalah versi yang sebenarnya dari lagu itu," lanjutnya.

Tidak hanya merilis lagu versi 10 menitnya saja, All Too Well juga hadir dalam sebuah film pendek berjudul sama. Film ini ditulis naskahnya dan disutradarai sendiri oleh Taylor Swift. Film pendek All Too Well diperankan oleh aktris muda Sadie Sink dan aktor Dylan O'Brien.

Taylor Swift rupanya sangat bergantung pada dua orang itu dalam keputusannya memproduksi film pendek ini, terutama Sadie Sink. Kalau pemeran Stranger Things itu menolak tawaran main di All Too Well, Taylor Swift berniat membatalkan proses produksinya.

"Aku tidak pernah menyutradarai film pendek sebelumnya, pernah beberapa video klip, tapi belum pernah film pendek. Aku berusaha menghubungi orang-orang yang kira-kira bisa percaya bahwa aku mampu melakukan ini. Sadie langsung setuju dan Dylan juga langsung bilang 'Yup!'. Aku menonton semua karya Dylan dan Sadie. Mereka berdua benar-benar menampilkan yang terbaik buat film pendek ini. Kalau Sadie menolak main di sini, kurasa aku nggak akan bikin video ini. Kurasa aku akan berpikir ini adalah sebuah pertanda (untuk tidak melanjutkan rencana bikin videonya)," curhat Taylor Swift.

Taylor Swift mengutarakan, bekerja sama dengan Sadie dan Dylan adalah sebuah pengalaman memukau sepanjang kariernya. Terlebih ini merupakan kali pertama dia mengarahkan film pendek.

"Bekerja dengan mereka benar-benar luar biasa. Aku terpukau parah oleh penampilan mereka di film pendek ini. Aku menulis film pendek ini dan ingin menyutradarainya, hanya ada dua orang dalam imajinasiku yang bisa memerankan dua karakter di film ini dan mereka adalah Sadie dan Dylan. Aku sangat suka bekerja dengan teman atau orang yang kupikir juga akan bersemangat untuk kerja bersamaku. Aku tidak ingin jadi orang yang harus meyakinkan orang lain, aku tidak tertarik juga melakukan itu," tutupnya.

[Gambas:Youtube]



(aay/mau)