Gerard Way Sebut Welcome to the Black Parade Nyaris Terbuang dari Album

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 21 Okt 2021 19:04 WIB
SYDNEY, AUSTRALIA - JANUARY 26:  Gerard Way of My Chemical Romance performs on stage at Big Day Out 2012 at the Sydney Showground on January 26, 2012 in Sydney, Australia.  (Photo by Mark Metcalfe/Getty Images)
My Chemical Romance. Foto: Getty Images
Jakarta -

Welcome to the Black Parade menjadi salah satu lagu milik My Chemical Romance yang paling dikenal. Rupanya, lagu itu nyaris dihilangkan dari album.

Hal itu diungkapkan oleh pentolan My Chemical Romance, Gerard Way, Salam wawancara dengan Apple Music 1, baru-baru ini. Menurutnya, hal tersebut dikarenakan Welcome to the Black Parade adalah salah satu lagu yang paling sulit diselesaikan dan butuh dibangun kembali untuk menjadi lebih baik sebelum akhirnya rampung.

Meski demikian, ketika berhasil rampung, Welcome to the Black Parade menjadi salah satu lagu yang paling mewakili konsep album.

"Sebenarnya lagu itu berjudul The Five of Us Are Dying. Kami memainkannya dan menyukainya dan aku merasa kami butuh untuk memasukkannya dalam album. Lagu itu memperkenalkan konsep pada kalian. Lirik dan temanya menggambarkan tema dari albumnya," ujar Gerard Way dalam wawancara tersebut, dikutip dari NME, Kamis (21/10/2021).

Meski para anggota band menyukai lagunya, dirinya mengaku kesulitan untuk merasa terkoneksi dengan lagu tersebut. Hal itu yang membuatnya sempat terpikir untuk mengeluarkan lagu itu dari album.

Hanya saja, dirinya dan rekan-rekan satu bandnya di My Chemical Romance tidak ingin menyerah begitu saja.

"Lagu-lagu lainnya memiliki tema yang kuat dan hal-hal semacam ini. Kami tijdvak ingin menyerah pada lagu itu begitu saja. Maka aku mulai membawa konsep pada sisi musikal dan aku punya ide untuk menyebutnya The Black Parade," cerita Gerard.

Belum lama ini, Gerard Way juga bercerita mengenai inspirasi proses penggarapan lagu Welcome to the Black Parade.

Menurutnya, lagu itu terinspirasi dari kemenangan jiwa manusia melawan kegelapan.

"Kemenangan jiwa manusia melawan kegelapan adalah sesuatu yang dibangun sebagai DNA band sejak awal. Ada sebuah kegelapan di dunia dan aku pikir kegelapan itu -- baik yang muncul dari dalam diri maupun dari luar -- adalah sesuatu yang indah," ujar Gerard Way.

"Ini adalah sesuatu yang menantang tapi ini juga indah bila kamu bisa melakukannya, bila kamu bisa memenangkannya. Jadi temanya sebenarnya adalah Black Parade, lagunya dan itu ada di karyaku," sambungnya.



Simak Video "'Comeback'! Media Pemutar Musik Winamp Siapkan Perubahan Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dal)