5 Fakta Album Gajah milik Tulus, dari Inspirasi Judul hingga Kampanye Melindungi Gajah

Anarani Kifaya - detikHot
Jumat, 10 Sep 2021 17:53 WIB
Tulus di Synchronize Fest.
Tulus. Foto: Ismail/detikHOT
Jakarta -

Menyusul kesuksesan album pertamanya, setelah dua tahun debut Tulus kembali merilis album berjudul Gajah. Album ini terdiri dari sembilan lagu dan tetap mengusung genre jazz yang dipadukan dengan pop. Sama seperti album sebelumnya, Gajah berhasil menarik perhatian masyarakat yang dibuktikan melalui sederet pencapaian.

Lirik yang tidak biasa pun masih dipertahankan dalam album yang dirilis pada awal 2014 ini. Dalam album Gajah Tulus juga mengeskplor sejumlah instrumen agar album tersebut terdengar lebih segar.

Melalui album ini pula Tulus bisa mengekspansi musiknya ke luar negeri yaitu Jepang melalui lagu Sepatu versi Bahasa Jepang. Tak hanya itu, ada fakta menarik lainnya di balik album Gajah. Apa saja itu? Yuk, intip fakta dari album kedua Tulus ini.

Judul album terinspirasi dari julukan masa kecil

Rupanya ketika masih kecil, Tulus sering dipanggil gajah oleh teman-temannya. Situasi itulah yang menjadikan album kedua ini diberi nama Gajah. Selain judul album, Gajah juga salah satu judul lagu dalam album ini. Lewat lagu Gajah Tulus mengenang masa kecilnya, ia sempat marah saat diolok sebagai gajah namun beranjak dewasa ia bisa menerima panggilan tersebut.

Penjualan album laku keras

Baik album fisik maupun digital, lokal maupun internasional, Gajah meraih antusias yang tinggi. Sebanyak 30.000 keping CD Gajah diproduksi dalam kurun waktu hanya 15 hari setelah album ini dilepas ke publik. Di pasar album digital, Gajah merupakan satu-satunya album berbahasa Indonesia yang menduduki 10 penjualan album terbaik versi iTunes Asia.

Konser tunggal di tiga kota Indonesia

Saat album perdananya Tulus cuma menggelar konser tunggal di Bandung. Sedangakan untuk album keduanya, ia menambah dua kota lain, Jakarta dan Yogyakarta untuk mendukung promosi album Gajah. Acara ini diberi nama Konser Gajah TULUS. Konser tersebut diadakan dari bulan September 2014 sampai Maret 2015.

Membawa pulang banyak penghargaan

Di tahun 2015, Tulus memborong lima penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Musik Indonesia bersama album Gajah. Kategori yang dimenangkan oleh Tulus yakni Penulis Lagu Pop Terbaik, Album Pop Terbaik, Album Terbaik Terbaik, Artis Solo Pria Pop Terbaik, serta Karya Produksi Terbaik Terbaik.

Mencetuskan kampanye untuk melindungi gajah

Dalam video musik lagu Gajah ditampilkan kehidupan gajah asli yang berlokasi di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Salah satu gajah yang muncul dalam video klip tersebut bernama Yongki. Sayangnya Yongki mati dibunuh dan dicuri gadingnya hingga Tulus menggagas kampanye Teman Gajah di tahun 2016 untuk menjaga gajah-gajah yang masih hidup. Di kampanye ini Tulus bekerja sama dengan organisasi lingkungan WWF Indonesia.

Untuk merayakan 10 tahun perjalanannya di dunia musik, penyanyi berprestasi tersebut akan menggelar pertunjukan virtual di detikcom dengan tajuk Terlalu Rindu.

Tiket dari pertunjukan tersebut telah dapat dibeli di detik.com/tulusterlalurindu.



Simak Video "Persembahan Tulus Satu Dekade Berkarier : Terlalu Rindu"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/srs)