Blak-blakan Jarwo soal Pernyataan Bubarnya Naif

Tim detikHOT - detikHot
Jumat, 21 Mei 2021 05:30 WIB
s
Foto: Naif band / Dyah P. Saraswati
Jakarta -

Kali ini masih tentang bubarnya Naif yang menjadi perhatian banyak pihak. Yang kali ini bicara adalah Fajar Endra Taruna atau Jarwo yang bicara mengenai hal tersebut.

Jarwo kali ini memberikan pernyataan mengenai band yang sudah malang melintang di dunia musik Tanah Air itu. Pertama, Jarwo menceritakan soal David yang mengatakan adanya pertemuan di rumah Emil di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada 2019 untuk membicarakan masalah hak cipta dan masa depan band. Dalam videonya, David mengatakan di pertemuan itu, dia pernah mencetuskan bila salah satu personel Naif menyatakan keluar, saat itu band bubar.

Namun, menurut Jarwo, wacana itu barulah sekadar percakapan belaka. Belum ada keputusan yang diambil dari pembicaraan tersebut.

"Dari situ nggak ada keputusan. Cuman ngobrol-ngobrol aja. Bukan suatu keputusan, bukan suatu persetujuan," kata Jarwo. "Satu keluar terus bubar, itu masih wacana, ya," tegas Jarwo lagi.

Jarwo kemudian bercerita pada September 2020, Emil memutuskan pamit dari Naif. Saat itu, alasan yang diutarakan Emil adalah karena ingin membenahi bisnisnya dan ada persoalan lain yang baru akan dia ungkap apabila keempat personel Naif duduk bicara bersama.

Selang beberapa hari setelahnya, giliran Pepeng yang mempertanyakan kelanjutan band tersebut setelah hengkangnya Emil. Belum ada jawaban yang pasti, Pepeng pun memilih mundur.

Gitaris berambut gondrong itu pun mengaku bingung mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada teman-teman satu bandya sehingga satu per satu memutuskan keluar. Tetapi, hingga saat ini, Jarwo mengaku sama sekali belum pernah bertemu berempat membicarakan persoalan yang terjadi.

Alih-lalih mendapat kepastian, justru giliran manajer Naif yang memilih mengundurkan diri. "Gue terima itu dan gue menunggu, kapan ya bisa ketemuan berempat. Nggak berapa lama, manajemen juga mengundurkan diri," kata Jarwo.

Di akhir, Jarwo mengaku dirinya hingga saat ini masih menunggu ketiga personel Naif lainnya untuk duduk bersama dan menjelaskan mengapa mereka memutuskan untuk meninggalkan Naif.

Bagi Jarwo, bila Naif benar-benar harus bubar, ia pun ingin band pelantun Karena Kamu Cuma Satu itu bisa berpisah secara baik-baik dan berpamitan pada orang-orang di luar Naif dengan cara yang pantas.

"Ya Naif punya cara yg bagus lah harusnya buat ngelarin ini, mengklarifikasi apa sih sebenernya yang sedang terjadi. Kalau gue bilangnya public service obligation. Karena Naif sebenernya milik publik bukan cuman perseorangan ini. Enaknya kita duduk dulu berempat, ngobrol, ada solusi nggak," terang Jarwo.



Simak Video "Perjalanan Karier 25 Tahun Naif Sebelum Bubar"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/wes)