Coldplay Takut Dipenjara Usai Rilis Album Baru

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 08 Mei 2021 18:02 WIB
Kami Ingin Memberi: ColdPlay Tunda Tur Sampai Temukan Konser Ramah Lingkungan
Coldplay Takut Dipenjara Usai Rilis Album Baru (Foto: ABC Australia)
Jakarta -

Pandemi tak membuat Coldplay kehilangan kreativitas dalam berkarya. Baru-baru ini mereka merilis sebuah single bertajuk Higher Power yang akan masuk dalam album ke-9 mereka.

Namun di tengah kabar bahagia itu terselip sebuah ketakutan dari para personel. Ternyata mereka khawatir jika akan dijebloskan ke penjara setelah merilis single tersebut.

Hal itu diakibatkan karena mereka harus dan mungkin saja melanggar aturan lockdown yang diterapkan di Inggris untuk mencari inspirasi dan proses kreatif dalam penggarapan album barunya itu.

Dilansir dari Mirror disebutkan jika Chris Martin, Johnny Buckland, Guy Berryman dan Will Champion mengepak barang-barang dan instrumen mereka untuk berpergian selama pandemi ini.

"Kami harus mencari negara yang mengijinkan kami untuk melakukan rekaman tanpa adanya aturan jaga jarak," tuturnya dalam wawancara bersama Radio2.

Namun hal itu tak mudah untuk dilaksanakan sehingga ia khawatir jika tindakannya bersama anggota band lainnya bisa melanggar protokol kesehatan atau pun aturan hukum yang baru berlaku saat pandemi COVID-19.

"Kami mencoba untuk tetap patuhi aturan namun kami juga kumpul saat bisa atau diperbolehkan saja sehingga kami tak dimasukkan ke dalam penjara," terang mantan suami Gwyneth Paltrow.

Sebelumnya diberitakan jika Coldplay kembali membuat heboh pada perilisan lagu barunya itu. Jika biasanya mereka menampilkan video klip unik, kali ini mereka membuat lagu tersebut pertama kali diputar di luar angkasa.

Perilisan perdana Higher Power dilakukan secara virtual lewat sambungan video antara Coldplay bersama dengan astronot asal Perancis, Thomas Pesquet. Lagu tersebut pun perdana diputar bukan lagi stasiun radio di dunia melainkan di stasiun luar angkasa yang berjarak 250 mil dari permukaan Bumi.

Ide gila tersebut terinspirasi dari keadaan dunia yang tengah kacau balau akibat pandemi COVID-19 hingga membuat pelarangan di beberapa negara bagi sebuah band untuk tampil di depan penonton dalam jumlah yang banyak.

"Saat ini kami tak bisa memainkannya pada orang-orang di Bumi, jadi kami memainkannya untukmu. Ini menjadi seperti konser tunggal untukmu saja," tutur Chris pada sang astronot.

(ass/dar)