Airlangga Dukung Pemulihan Industri Musik Indonesia di Masa Pandemi

Alfi Kholisdinuka - detikHot
Rabu, 14 Apr 2021 20:12 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta jajaran menerima audiensi para musisi Indonesia. Dalam audiensi tersebut ia menyatakan pemerintah terbuka untuk bersama-sama memulihkan industri musik Indonesia di masa pandemi COVID-19 dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

"Terkait kegiatan seni budaya ini mulai PPKM Mikro Periode keempat tanggal 23 Maret 2021-5 April sudah diizinkan beroperasi 25% dengan protokol kesehatan. Pada dasarnya Pemerintah terbuka yang penting tetap menerapkan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE)," ujar Airlangga dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut, Airlangga memastikan akan mengkaji lebih lanjut terkait usulan kegiatan konser musik secara langsung di masa pandemi. Pihaknya siap membicarakan dengan tim teknis dari Pemerintah dan juga bersama para pelaku industri musik. Pada pembahasan teknis tersebut Airlangga berharap usulan-usulan yang bersifat praktis dapat disampaikan kepada Pemerintah untuk bahan mencari jalan keluar bersama-sama.

"Saya sangat mengapresiasi, mengingat musik adalah hal yang begitu dekat dengan masyarakat. Tiada hari tanpa musik. Tentu kita juga akan carikan jalan yang terbaik untuk industri ini," jelas Airlangga.

Sebelumnya, pada kesempatan audiensi tersebut, para promotor musik dan musisi menyampaikan bahwa meskipun konser virtual sudahdigaungkan sebagai bentuk adaptasi ketika masapandemi, tetapi Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia DinoHamid mengatakan achievement industri musik secara keseluruhan ada pada kehadiran penonton secara langsung. Dalam banyak hal, terutama terkait para pekerja yang di industri musik, konser secara virtual masih sulit menggantikan konser yang digelar secara langsung.

Selanjutnya, Ketua Federasi Serikat Musisi Indonesia Chandra Darusman beserta para promotor musik dan musisi lainnya menyampaikan usulan-usulan konstruktif yang diharapkan dapat memulihkan industri musik Indonesia. Beberapa usulan tersebut terkait dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk melibatkan para musisi dalam proyek-proyek pemerintah yang sedang dikerjakan atau pemberian stimulus berupa bantuan langsung terhadap proyek yang dilakukan.

Selain itu, para penggerak industri musik tersebut tetap berharap agar Pemerintah mengupayakan terselenggaranya konser yang digelar secara langsung dengan tetap menerapkan ketentuan CHSE dan adanya bantuan berupa alat screening (Swab Test Antigen atau Genose) yang bisa digunakan untuk membantu berlangsungnya pertunjukan. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan snowball effect dan citra kuat kembali hidupnya industri musik dan pertunjukan.



Simak Video "Termasuk Jabodetabek, Ini Daerah yang Masuk Pembatasan Aktivitas"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)