Afgan Buka Diri di Wallflower, Wujudkan Mimpi dan Lawan Gangguan Kecemasan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 12 Apr 2021 16:10 WIB
Afgan
Foto: dok. Trinity Optima Production/ Afgan
Jakarta -

Afgan mengeluarkan album keenamnya yang bertajuk Wallflower. Meski demikian, album itu adalah album penuh berbahasa Inggris pertama dari penyanyi kelahiran 27 Mei 1989 itu.

Wallflower merupakan album yang dirilis di bawah naungan label rekaman asal Amerika Serikat, EMPIRE. Menurut Afgan, album itu merupakan salah satu impiannya yang menjadi kenyataan.

Menurut Afgan, judul Wallflower dipilihnya karena mewakili perasaan dan kepribadiannya. Secara bahasa, wallflower adalah perumpamaan untuk orang yang tertutup dan canggung. Di pesta, seorang wallflower biasanya justru diam dan menyendiri.

"Saat mencari kata-kata untuk menamai album, aku tidak sengaja menemukan (kata) wallflower. Aku merasa sangat relate dengan arti wallflower, karena kata itu adalah deskripsi akurat tentang kepribadianku," jelasnya dalam keterangan pers yang diterima detikcom.

"Wallflower mengeksplorasi sisi musikalitasku yang belum pernah aku ungkap sebelumnya. Album ini membuatku bernostalgia akan bagaimana awalnya aku jatuh cinta pada musik," sambung Afgan.

Proses kreatif dari Wallflower berlangsung selama satu bulan di San Francisco dan Atlanta, Amerika Serikat. Lagu-lagu yang tertuang dalam Wallflower berkisah tentang cinta, hubungan antar manusia, pencarian jati diri, dan perjuangan Afgan terkait dengan kondisi kesehatan mentalnya.

Album itu baginya turut pula menggambarkan berbagai emosi serta pandangannya tentang kehidupan, termasuk di dalamnya kisah perjalanannya melawan gangguan kecemasan dan serangan panik yang dihadapinya selama menahun.

"Jika kita bahagia dan berdamai dengan diri kita sendiri, semuanya akan lebih baik. Aku berharap Wallflower adalah sesuatu yang dapat dikaitkan dengan orang lain secara pribadi dan juga dapat membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri," ungkap Afgan.

Bersamaan dengan rilisnya album tersebut, Afgan juga melepas single bertajuk If I Don't Have Your Love. Lagu itu menjadi single ketiga dari album setelah sebelumnya mengeluarkan Say I'm Sorry dan M.I.A (bersama Jackson Wang).

"Lagu "If I Don't Have Your Love merupakan pengakuan akan perasaan dan kekurangan yang kamu miliki. Kadang, kita menjalin hubungan dengan seseorang hanya karena kita takut kehilangan kebiasaan memiliki orang itu. Lalu, kita lupa alasan sebenarnya mengapa kita menginginkannya. Lagu ini berbicara terus terang tentang itu dan aku suka keberanian di dalam liriknya," kata Afgan.

(srs/pus)