Raisa Dikutuk hingga Susah Move On dari Cinta Pertama

Tim Detikcom - detikHot
Jumat, 09 Apr 2021 19:54 WIB
Raisa, Raisa Andriana
Foto: Yohan Liliyani/ dok. Raisa
Jakarta -

Jatuh cinta pertama kali memang berjuta rasanya, ada pahit, ada juga manis. Namun, pernahkah kamu ada di masa dimana sulit melepas cinta pertama yang tidak lagi baik untuk dirimu? Raisa yang kini telah belajar dari pengalaman untuk melepas cinta pertamanya mencoba menertawakan dirinya lewat single terbarunya yang berjudul Kutukan (Cinta Pertama).

Lagu itu disebutnya akan menjadi jembatan menuju album barunya yang bakal ia rilis di pertengahan tahun ini.

Menurut Raisa, Kutukan (Cinta Pertama) adalah lagu yang bercerita tentang seseorang yang sulit sekali lepas dari cinta pertama meski dia tahu kekasihnya tak baik untuknya.

"Cinta pertama itu sebenernya biasa saja, tapi seolah-olah dia itu ter, ter, ter- segala macem, karena kalau kita lagi ada di realm cinta pertama tuh kita nggak tahu di luar sana ada apalagi, ternyata ada yang lebih baik," cerita Raisa mengenai lagunya dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/4/2021).

Dalam Kutukan (Cinta Pertama), Raisa melakukan gaya penulisan yang berbeda dari lagu-lagu yang dia keluarkan sebelumnya. Dia menyebut liriknya cenderung satir.

"Menurut gue emang kalau ngomongin cinta pertama atau mantan memang banyak nyinyirnya aja sih. Ketika gue put it into words, put it into lyrics keluarnya begitu," kata Raisa.

Ketika menggarap lagu tersebut, Raisa bekerja sama dengan tim produser dengan nama S/EEK yang terdiri dari Marco Steffiano, Adrian Rahmat Purwanto, Jessi Mates, dan Josh Kunze.

Dia sengaja mengeluarkan Kutukan (Cinta Pertama) sebagai single menuju album, karena baginya lagu itu terdengar segar dan berbeda.

"Lagu ini sebenarnya lagu pertama yang kami tulis, pas lagi segar-segarnya, semangat-semangatnya dan tiba-tiba keluar lagu ini. Sebenernya ini nggak aku banget, tapi kalau dibilang not Raisa juga nggak. Jadi ini kayak fresh. Liriknya agak-agak satir. Lagu ini aku rasa segar," tutur dia.

Senada dengan lagunya, video klip dari Kutukan (Cinta Pertama) juga sengaja dibuat jenaka. Dalam video klip itu, Raisa tampak bertransformasi dari masa ke masa, tapi di akhir video ia kembali ke gaya di era abad 18.

Raisa memang ditampilkan sebagai sosok vampir yang immortal dengan tampilan kostum yang berganti era mulai dari abad ke-18, 1940, 1960 dan 1990-an. Video klip dari Kutukan (Cinta Pertama) disutradarai oleh Aji Yudistira.

"Per era lah inspirasinya dari 18 century, ada era-era lain, 40s, 60s, 90s. Ternyata ini adalah kutukan aku, aku tidak bisa move on dari abad 18, si cinta pertama itu. Terus aku juga belajar history of make up, tahun 60-an, 90-an, itu gimana sih fashion dan make up-nya," ungkap dia.

Perempuan yang akrab disapa Yaya itu menyebutkan dirinya mencoba banyak bermain-main dalam video klipnya. Lewat video itu, Raisa sekaligus ingin menunjukan sisi lain dirinya yang belum banyak terlihat.

"Kenapa memilih konsep seperti itu karena dari kemarin kan serius melulu, mellow, ballad, sedangkan lagu yg ini kan ada beatnya, gue males ah serius-serius lagi," terang dia.

"Kalau di sini kan gue jadi halu, genit. Ini menunjukkan sisi lain gue yang playful," sambung dia.



Simak Video "Raisa yang Rela Tunda Syuting Demi Nonton Thomas Cup"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/doc)