Videonya Ramai Dibilang Plagiat, Young Lex: Fans K-Pop Lebay Ya

Tim detikcom - detikHot
Kamis, 11 Mar 2021 16:30 WIB
Young Lex
Young Lex sebut fans K-Pop lebay. (Foto: Hanif/detikcom)
Jakarta -

Video Raja Terakhir milik Young Lex belum lama ini ramai dibicarakan. Lantaran video tersebut dituding menjiplak MV milik Lah Zhang (Lay EXO) yang berjudul Lit. Kini video itu sudah tidak bisa dilihat lagi di YouTube.

Videonya dihapus?

"Bukan dihapus sih, di-private aja," kata Young Lex saat ditemui di Trans TV, kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/3/2021) pagi.

Karena sempat jadi bulan-bulanan di media sosial awal pekan ini hingga di-bully netizen, Young Lex memilih untuk menyembunyikan video tersebut. Saat ini menurut keterangan Young Lex, pihaknya tengah berkomunikasi dengan klien dan agensi.

Raja Terakhir merupakan video proyek dari sebuah perusahaan game asal Tiongkok. Klien Young Lex tersebut memintanya buat menyembunyikan sementara waktu video itu.

"Tinggal nunggu keputusan kalau buka, ya buka lagi. Siapa tahu pihak agensi bayar lisensi video klipnya jadi aman, bisa. Tapi gue private aja dulu. Itu karena permintaan dari pihak game-nya, private dulu. Kata klien minta gitu," tambah Young Lex.

Dijelaskan lagi olehnya, proyek Raja Terakhir ini sebenarnya proyek endorse buat game. Game tersebut tentang kerajaan Tiongkok di era Dinasti Ming. Itulah alasan kenapa video klipnya punya nuansa kerajaan masa lalu hingga naga.

Young Lex juga menegaskan bahwa ketika memberikan konsep tersebut kepada klien, mereka sudah setuju. Sehingga menurutnya tidak ada masalah untuk dieksekusi. Namun karena faktor perilaku fans K-Pop yang menurutnya berlebihan.

"Dari mereka sudah setuju sama konsepnya dan kita pikir juga, yaudah. Karena kan fans K-Pop lebay ya, kalau nggak lebay kayaknya aman-aman aja, dah," tutupnya.

(aay/aay)