Jumpa Pers
Ngaret 2 Jam, Radja Salahkan Indonesia
Senin, 20 Feb 2006 17:43 WIB
Jakarta - Nama yang semakin melambung membuat grup band Radja sulit membagi waktu. Dalam jumpa pers album terbarunya grup ini ngaret sampai 2 jam. Ketika datang, yang disalahkan malah bangsa Indonesia. Lho kok?Rencananya, Senin (20/2/2006) grup band Radja menggelar jumpa pers peluncuran album terbarunya, 'Aku Ada Karena Kau Ada'. Jumpa pers yang digelar pukul 14.00 WIB itu cukup ramai didatangi wartawan karena nama Radja yang memang sedang naik daun.Namun penantian itu berubah menjadi kekesalan ketika grup yang ditunggu tak kunjung datang. Grup tersebut tengah berada di Jakarta Convention Center mengikuti jadwal yang dibuat oleh promotor konser mereka dengan Ratu yang akan digelar malam ini, Senin (20/2/2006). Tak sabar menunggu, panitia pun memulai jumpa pers tanpa kehadiran Radja. Beberapa wartawan yang kesal meninggalkan tempat acara. Sekitar pukul 16.00 WIB, dua jam setelah waktu yang dijadwalkan, grup yang ngetop dengan hits 'Jujur' itu akhirnya menampakkan batang hidungnya. Sang vokalis, Ian Kasella pun buka suara tentang keterlambatan mereka. Molornya kedatangan Radja diakui Ian karena budaya Indonesia yang suka ngaret."Indonesia kan identik dengan jam karet. Tapi itu bukan maunya kita. Ini keterlambatan karena kita lebih mementingkan konser nanti malam. Akhirnya teman-teman wartawan yang harus dikalahkan," jelas Ian kepada wartawan di Libra Room Hotel Hilton Jakarta, Senin (20/2/2006).Jam karet bukan pertamakalinya dilakukan Radja. Beberapa waktu lalu ketika menggelar konser di Balikpapan, grup ini juga terlambat datang sampai sekitar dua jam. Penonton yang kesal sempat membuat rusuh pada acara tersebut."Sebagai manusia kita minta maaf. Kita memang ada masalah dengan waktu. Dua-duanya penting. Jumpa pers dan konser. Kalau rundown konser kita tinggalkan, kita melanggar kontrak," imbuh Ian lagi. (fta/)











































