Tanyakan Royalti Karyanya di YouTube, Ini Sederet Lagu Ciptaan Syam Permana

Syahdan Alamsyah - detikHot
Selasa, 16 Feb 2021 06:00 WIB
Syamsudin pencipta lagu dangdut dari Sukabumi
Syam Permana tak pernah dapat royalti dari lirik lagu yang ditulisnya. (Foto: detikcom)
Sukabumi -

Lantunan lagu berjudul Benalu Cinta lirih terdengar dari mulut Syam Permana alias Syamsudin, di tangannya tergenggam sebuah telepon pintar yang memperdengarkan lantunan lagu yang dibawakan pedangdut Imam S Arifin.

Siapa sangka pria yang tinggal di Kampung Babakan Jawa, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi ini adalah pencipta lagu dangdut. Sejak 1980 hingga tahun 2000 pria berusia 58 tahun itu banyak menciptakan lagu untuk para pedangdut terkenal.

Bahkan beberapa lagu ciptannya diantaranya kembali nge-hits setelah banyak konten lagu di YouTube menggunakan lagu yang dibuatnya.

"Pertama bikin lagu tahun 80-an, ada penyanyi Lulu Ervan waktu itu Orkes Melayu Sonika pimpinan Asdi Noor judul lagu Biarkan Ku Sendiri. Waktu itu nama saya masih Syamsudin saat itu ia membuat lagu di Jakarta," kata Syam kepada detikcom di kediamannya, Senin (15/2/2020).

Syam masih ingat setiap hasil karyanya yang diciptakan, berikut nama penyanyi yang melantunkan lirik lagu buatannya itu. Nama pedangdut sohor seperti Imam S Arifin, Inne Chintya, Ona Sutra, Asep Irama hingga Inul Daratista pernah ia buatkan lagu.

"Muchsin (Alatas) 'Biar Berlalu', Ida Laela 'Dia Yang Kejam' dan 'Pernyataan Cinta'. Saya bikin lagu tahun sampai tahun 2000an, perpindahan dari kaset ke VCD kan banyak itu bajakan-bajakan jadi produser juga mau beli lagu bingung," tutur Syam.

Syam juga menyebut sederet nama pedangdut yang memakai lirik ciptaannya.

"Imam S Arifin 'Benalu Cinta', 'Bagaimana Bisa' lalu nama Dewi Purwati, Inne Chintya, Mirnawati Dewi, Tuti Wibowo, Nurhalimah, Minawati Dewi, Dila Ayug, Titik Nur, Gebby Pareira," ungkapnya.

"Kemudian Yus Yunus 'Pita Merah Jambu', 'Di Matamu Kulihat Rembulan', lalu Ona Sutra 'Masih Terbayang', 'Pajangan Mimpi', 'Yang Terakhir', bahkan Inul Daratista judulnya 'Terimakasih' ada juga Asep Irama 'Kasih yang terbuang', jadi setiap penyanyi itu ada yang sampai beberapa lagu ciptaan saya," sambung Syam menambahkan.

Syam melepas lagu-lagunya itu kepada beberapa orang produser, tanpa dibekali perjanjian khusus ia menjual lepas setiap lirik lagu ciptaannya. Ia menerima sejumlah uang yang ditandai dengan kwitansi untuk setiap lagu buatannya, nama Syam juga tertulis sebagai pencipta lagu di kaset dan tayangan video di televisi.

"Satu lagu ada yang Rp 25 ribu sampai Rp 150 ribu, meskipun begitu saya bahagia dan kebangaan sendiri ketika lirik yang saya buat dinyanyikan kemudian diperdengarkan di radio dan televisi. Apalagi ada nama saya di situ sebagai penciptanya," lirihnya.

(ern/aay)