Coachella Batal 3 Kali, Dinkes Setempat Berikan Alasan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 02 Feb 2021 16:20 WIB
INDIO, CA - APRIL 14:  Rapper Travis Scott performs on the Outdoor Stage during day 1 of the Coachella Valley Music And Arts Festival (Weekend 1) at the Empire Polo Club on April 14, 2017 in Indio, California.  (Photo by Christopher Polk/Getty Images for Coachella)
Ilustrasi Coachella. Foto: Christopher Polk/Getty Images for Coachella
Jakarta -

Festival musik Coachella kembali mengumumkan penundaan. Hal itu dikarenakan pandemi virus Corona yang terjadi sejak tahun lalu masih berlangsung hingga kini.

Pada mulanya, Coachella 2020 diumumkan ditunda dan akan berlangsung tahun ini, yakni pada 9 hingga 11 dan 16 hingga 18 April 2021. Namun, rencana itu pun urung terlaksana mengingat kasus Corona masih tinggi hingga saat ini.

Petugas kesehatan area Riverside, Cameron Kaiser, mengumumkan hal tersebut dalam sebuah kicauan di Twitter. Dia mengungkapkan, ada dua acara yang terpaksa harus dibatalkan, yakni Coachella Valley Music and Arts serta Stagecoach Country Music.

Diberitakan oleh The Verge, surat perintah pembatalan acara tersebut mengutarakan alasan di balik tidak dapat terlaksananya acara tersebut.

"Perintah ini ditujukan untuk mengurangi kemungkinan penyebaran COVID-19," tulis keterangan tersebut, dikutip Senin (2/1/2021).

Menurut surat keterangan tersebut, apabila terjadi penularan virus Corona dalam dua festival berskala besar tersebut, akan sangat sulit untuk mencari siapa saja yang terpapar dari acara itu karena jumlah pengunjung yang datang terbilang banyak.

Hal itu juga akan menjadi dua festival tersebut sebagai klaster penularan COVID-19.

"Bila COVID-19 terdeteksi dalam festival tersebut, skala dan jumlah pengunjung akan membuat pelacakan jadi sangat sulit bahkan tidak mungkin dilakukan. Kami akan sulit melacak siapa saja yang berisiko tertular dalam penyebaran skala besar," jelas keterangan itu lagi.

Festival musik Coachella sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 12 April dan 17 hingga 19 April 2020 dengan Rage Against the Machine, Travis Scott, Frank Ocean, Calvin Harris, BIGBANG, Flume, Rex Orange County, Lana Del Rey, Omar Apollo, Joji dan lain-lain sebagai penampil.

Penyelenggara kemudian mengumumkan penundaan acara itu ke Oktober 2020 sesaat setelah penyebaran virus Corona berganti status, dari wabah menjadi pandemi pada awal 2020. Sayangnya, kondisi pandemi tidak kunjung membaik, mereka pun mengundur penyelenggaraan menjadi April 2021.

Kini, rencana untuk mengadakan Coachella pada April 2021 pun harus batal karena kondisi pandemi COVID-19 yang masih belum terkendali.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan Coachella akan benar-benar terselenggara.



Simak Video "Coachella Tahun Ini Kembali Dibatalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)