Wawancara Eksklusif

Kangen Band Lebih Dewasa Setelah Reuni

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 13 Des 2020 18:41 WIB
Kangen Band Reunian di detikcom
Kangen Band lebih dewasa setelah reuni. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Sebelum memutuskan reuni kini, Kangen Band sebelumnya sempat hiatus selama delapan tahun. Meski demikian, para personelnya sepakat, rentang waktu sewindu itu mendewasakan diri masing-masing personelnya.

Ketika mereka memutuskan berhenti bermusik, masing-masing personel menempuh jalan hidupnya masing-masing. Pada saat itulah mereka menyadari apa yang salah selama bermusik bersama.

Kesalahan di masa lalu itu mereka jadikan pembelajaran agar tidak terulang dalam formasi Kangen Band saat ini yang diisi oleh Andika (vokal), Dodhy (gitar), Izzy (kibor), Tama (gitar), dan Bebe (bass).

Andika salah satunya. Dirinya tidak menampik bahwa di masa lalu, dia memiliki watak yang kurang disiplin. Saat Kangen Band bubar, dia bertemu orang-orang yang menasihatinya. Di situlah ia sedikit demi sedikit mulai bertekad untuk memperbaiki dirinya.

"Ya ada hikmahnya karena bubar itu. Dari bubar itu kan dikontrak televisi, ternyata nunggu ini jam itu nggak bisa jam itu kita main-mainin. Kalau dulu kan ah sudahlah gampang, band-band lain dulu yang nyanyi, nggak apa-apa telat-telat dikit. Sekarang nggak berani kayak gitu," kata Andika dalam sesi wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.

"Dikasih tahu sama Bensu (Ruben Onsu), jangan kayak begitu, nanti orang TV kesal, beda kalau kesal, nanti lo nggak diundang lagi. Jadi harapan orang TV, orang talent, team kreatif kan tergantung kita. Jadi mulailah, proses (berubah)," jelas dia lagi.

Pada awalnya Dodhy sempat meragukan Andika sudah bisa berkomitmen untuk bermusik bersama dalam satu band lagi. Namun, lambat laun rasa ragunya pudar, bahkan menghilang, setelah melihat sendiri sikap Andika yang lebih disiplin dan mau bekerja lebih keras sekarang.

"Buktinya dari rekaman, dia benar-benar mau datang, dari Lampung ke Jakarta mau. Kalau sekarang memang benar-benar pure, memang benar-benar mau gedein Kangen Band. Saya berterima kasih sama dia, secara nggak langsung bantuin teman-teman juga. Kalau sekarang PR-nya tinggal mempertahankan apa yang sudah ada," cerita Dodhy.

Kibordis Izzi pun mengatakan hal serupa. Baginya, para personel Kangen Band saat ini sudah banyak berubah. Mereka kini lebih kompak dan mengenal satu sama lain lebih dalam.

Izzi berharap formasi saat ini dapat awet dan langgeng mengarungi belantika musik Tanah Air.

"Pelajaran, aku belajar di Kangen Band ini dari dulu sampai sekarang itu proses pembelajaran, proses pendewasaan saya, jadi banyak benar (pelajaran). Kami kan banyak personel, banyak macam-macam karakter," ungkap Izzi.

"Jadi daripada dulu sama sekarang jauh banget, 180 derajat bedanya. Kalau sekarang sih dari saya, (harapan) tetap seperti ini (formasi), jangan sampai ada yang lepaslah. Karena kemarin kan gonta-ganti, keluar-masuk. Tapi harapan saya terakhir di sini saja deh," sambung dia.

Dodhy meyakini komunikasi adalah kunci dari suksesnya hubungan suatu band. Hal itu yang mereka jaga agar kekompakan yang mereka miliki kini tetap terjalin dengan lancar.

Bagi Dodhy, ada ego yang ditekan. Masing-masing personel Kangen Band kini mencoba saling berkompromi dan mengerti sikap masing-masing.

"(Ego) Ditekan karena kan Andika kadang ada moodnya kurang bagus. Jadi kalau dia moodnya kurang bagus, aku harus bisa jaga situasi itu. Andika juga sebenarnya ngertiin aku. Kayak Andika pulang dari manggung, Andika kadang menyempetin waktu untuk video call-an, terus kami juga kadang kasih kado, biar timbul rasa sayang," ujar Dodhy.

Dia melanjutkan, "Jadi memang benar-benar dijaga. Waktu masih muda kan ego masing-masing ada egonya, makanya kami harap ego sudah bisa ditekan. Kami harap sih ini kuncian terakhirlah, jangan sampai bubar lagi. Masih ada potensi untuk sukses, kami coba bareng-bareng."

(srs/mau)