Wawancara Eksklusif

Dodhy Sempat Ragu pada Andika, Jalan Berliku Reuni Kangen Band

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 13 Des 2020 17:37 WIB
Konser Kangen Band Reunian
Jalan berliku reuni Kangen Band. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kangen Band merupakan salah satu band paling dikenal pada masa perkembangan musik Melayu di Indonesia pada awal 2000-an. Sayangnya, karena satu dan lain hal, mereka memutuskan bubar.

Hiatus selama delapan tahun, Kangen Band kini kembali dengan formasi yang diisi oleh Andika (vokal), Dodhy (gitar), Izzy (kibor), Tama (gitar), dan Bebe (bass).

Kembalinya Kangen Band ke dunia hiburan rupanya bukan hal yang mulus-mulus saja. Dodhy mengaku sempat ragu Andika bisa berpegang pada komitmennya untuk bermusik bersama dan membangun kembali band mereka yang sempat bubar.

"Saya lihat di sini Kangen Band masih ada potensi. Jadi sayang kalau kita selesaikan gitu saja," buka Dodhy dalam sesi wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.

Meski menyadari Kangen Band masih memiliki basis pendengar, Dodhy awalnya sempat tidak yakin untuk kembali membangun Kangen Band. Sebab delapan tahun yang lalu, bandnya memilih berhenti bermusik karena adanya persoalan yang dia alami dengan Andika.

Andika pun mengakui hal itu. Dia melihat sosoknya dahulu sebagai seseorang yang kurang disiplin. Namun, Andika kini telah menyadari sikapnya dan mengaku ingin mengubah sifatnya itu.

Keputusan yang dibuat Kangen Band untuk reuni tidak terlepas dari tampilnya Andika dan Dodhy di festival musik Synchronize Fest 2019 bersama Oom Leo Berkaraoke. Saat itu secara spontan, Andika mengajak Dodhy untuk tampil.

Dodhy mengaku saat itu tampil tanpa persiapan. Ia bahkan harus meminjam gitar pada gitaris Wali yang tampil setelah mereka.

"Saya kira benar-benar karaokean saja. Nggak tahunya panggung gede, saya nggak bawa gitar, akhirnya gitarnya pinjem Wali. Jadi saya benar-benar nggak tahu, saya malu benar nggak persiapan," kenang Dodhy.

Berangkat dari tampil bersama di Synchronize Fest, komunikasi antara Andika dan Dodhy yang sempat terputus terjalin kembali. Akan tetapi, saat itu Dodhy belum sepenuhnya yakin ingin bermusik bersama Andika lagi.

"Saya nggak percaya sama Andika, plitat-plitut, orangnya nggak jelas. Jadi waktu itu saya benar-benar ragu benar. Ini beneran nggak sih Andika ini?" cerita Dodhy.

Titik Balik di Ulang Tahun Tama

Pelan-pelan, Dodhy mulai yakin dengan Andika Mahesa ketika sang vokalis rela pergi ke Puncak, Jawa Barat untuk menghadiri ulang tahun gitaris mereka, Tama. Dodhy melihat, upaya Andika untuk jauh-jauh datang ke acara tersebut adalah momen langka yang menunjukkan keseriusan dan kepedulian Andika pada teman-temannya.

Keraguan itu pun memudar. Momen ulang tahun Tama menjadi titik balik Kangen Band. Mereka pun berkomitmen untuk bermusik bersama lagi.

"Pas ulang tahun Tama di puncak dia mau datang, barulah. Dia kan orangnya agak-agak susah, kalau jauh sedikit ngambek. Cerewet banget pokoknya. Jadi di ulang tahun Tama dia benar-benar datang, oh iya dia berubah. Akhirnya kami punya komitmen bareng di Puncak. Benar-benar Andika alhamdulillah saya lihat sudah berubah. Jauh banget sama dulu," tutur Dodhy.

Dodhy juga menerangkan, kurangnya komunikasi selama terpisah turut menjadi faktor penghalang. Ketika ia berupaya mengenal Andika Mahesa lebih dalam lagi, pada akhirnya ia menyadari ada perubahan ke arah yang lebih baik pada diri rekan satunya itu.

"Yakin nggak yakin sih, Andika sudah berubah belum ya. Waktu itu mungkin karena kurang komunikasi jadi menilai Andika minus terus. Waktu itu, ya sudah coba dulu manggung sekali. Di situ Andika sudah agak berubah, lebih sayang sama teman-temannya, lebih care, terus lebih on time, kayaknya dia sudah berubah deh. Akhirnya manggung berdua, manggung bertiga, akhirnya kami serius saja deh," ujar Dodhy.

(srs/mau)