Geram dengan Korupsi yang Belum Dituntaskan KPK, Iwan Fals pun Bernyanyi

Tim Detikcom - detikHot
Selasa, 08 Des 2020 10:20 WIB
Iwan Fals
Iwan Fals. Foto: Dicky Ardian
Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Sosial Juliari Batubara atas dugaan penilepan dana bansos COVID-19 belum lama ini. Akan tetapi bukan hanya itu, rupanya Indonesia memiliki serangkaian daftar panjang kasus suap dan korupsi yang belum tuntas.

Hal itu rupanya membuat musisi Iwan Fals turut berkomentar. Dia mempertanyakan dan mengungkapkan kegemarannya terhadap kasus korupsi melalui sebuah nyanyian.

Nyanyian itu tidak berbentuk lagu yang utuh, melainkan Iwan Fals bawakan secara minimalis dengan gitar dan harmonika. Dia mengunggah video itu di akun YouTube-nya, Iwan Fals Official, dengan judul video Apakah Masih.

Sambil bernyanyi, Iwan Fals sekaligus mengajak para penontonnya berbincang. Liriknya tampak ditulis secara spontan, beberapa kali sang musisi tampak melihat ke bawah kamera, tempat ia meletakkan catatan liriknya. Penampilannya dalam video itu terasa intim dan lugas.

Sebelum bernyanyi, ia bercerita dirinya mengungkapkan ada banyak hal yang terjadi di minggu pertama Desember 2020.

"Akhir Desember ini banyak cerita ya. Sekarang pukul 11 malam. Banyak yang bilang Bang pakai harmonikanya dong, ya sudah kita pakai harmonika," kata Iwan Fals dalam video itu.

Iwan FalsIwan Fals. Foto: Asep Syaifullah

"Ya banyak cerita nih, luar biasa nih, tapi mudah-mudahan masih dalam kontrol yang bagus lah," sambung dia lagi.

Dia kemudian mulai bernyanyi dan menyebutkan kasus-kasus korupsi dan suap dari masa ke masa. Tidak semuanya kasus baru, akan tetapi beberapa kasus yang disebut Iwan Fals penyelesaiannya masih menggantung hingga kini.

Kasus yang ia sebutkan dalam nyanyiannya antara lain kasus bank Century, korupsi alkes (alat kesehatan), kasus proyek pembangunan Wisma Altet Hambalang, kasus e-ktp, kasus Jiwasraya dan lain-lain.

Di akhir lagu, dia juga menyinggung soal penembakan anggota ormas religi oleh oknum kepolisian.

Iwan Fals pun mengakhiri nyanyiannya dengan lirik, "Ikuti saja kemana nuranimu berbicara."

[Gambas:Youtube]



Sebelumnya, Iwan Fals juga telah mengungkapkan kegemarannya pada kasus korupsi dana bansos yang dilakukan oleh Menteri Sosial. Hal itu dia ungkapkan dalam kicauan di akun Twitter-nya.

"Korupsi bansos rame juga ya di hp. Brengsek pandemi-pandemi gini kok tega-teganya ya," kicau dia.

Bukan hanya melalui kicauan di Twitter, Iwan Fals juga membuat lagu tentang korupsi dana bansos COVID-19. Ia mengunggah video nyanyian berjudul + Almari.

"Salam Oi (sebutan penggemar Iwan Fals), baru kemaren menteri apa itu KKP diperiksa KPK, eh barusan baca Mensosnya sekarang yang diperiksa jadi tersangka. Korupsi Dana Bansos gitu ya, duh gimana sih, tega amat, ya udah kita genjrengin aja lagi ya," kata Iwan Fals sebelum memulai bernyanyi.



Simak Video "Iwan Fals Suarakan Imbauan Pemerintah: Jangan Mudik Dulu Ye"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)