Ari Lasso Tak Terima Jebolan Indonesian Idol 2019 Disebut Penuh Gimmick

Hanif Hawari - detikHot
Minggu, 15 Nov 2020 12:14 WIB
Ari Lasso
Ari Lasso tak terima jebolan Indonesian Idol disebut penuh gimmick. (Foto: Instagram)
Jakarta -

Jumpa pers Indonesian Idol 2020 yang ditayangkan streaming pada Kamis (12/11/2020) berlangsung tegang. Ini karena Ari Lasso mengungkapkan isi hatinya.

Pertama, Ari Lasso merasa tersinggung ketika banyak pihak mempertanyakan pelaksanaan Indonesian Idol 2020. Ditambah, ada pertanyaan soal gimmick yang begitu lekat dengan tiga besar Indonesian Idol 2019, yaitu Lyodea, Tiara, dan Ziva.

"Waktu itu juga ada wartawan TV lain bertanya pada saya 'ngapain lagi sih Idol gitu-gitu doang'. Jujur menurut saya itu membuat hati terluka," ujar Ari Lasso dalam jumpa pers Indonesian Idol 2020, yang disiarkan secara live streaming.

Menurut Ari Lasso, bukan hal mudah membentuk seorang bintang, terlebih di masa pandemi. Jadi, membuat masyarakat mau mendengarkan lagu jebolan Indonesia Idol saja sudah merupakan berkat.

"Karena melahirkan satu bintang itu susah. Bikin satu lagu dengan listener 1 juta di Spotify itu susah, jadi saya sangat tersinggung kalau mereka bertiga hanya sekedar gimmick," tegasnya.

"Mereka penyanyi hebat, komersil. Mungkin tidak bisa merajai panggung karena memang tidak ada panggung di masa pandemi," tutur Ari Lasso.

Meski sempat tegang, suasana jumpa pers kembali cair dalam sesaat. Semua yang hadir sepakat untuk sama-sama mendukung perkembangan industri musik Tanah Air dan menantikan lahirnya idola Indonesia yang baru.

Hal menarik lain pun terjadi dalam jumpa pers tersebut. Saat salah satu wartawan yang ditantang menyanyi, ia malah meminta Maia Estianty untuk memilihkan lagu dari Ahmad Dhani untuk dinyanyikan.

"Aku mau pilih lagu Ahmad Dhani saja, lagunya terserah Bunda Maia saja, mungkin bunda kangen di era 2000-an," ujarnya. Hal itu lantas membuat para juri tertawa.

Perhelatan Indonesia Idol 2020 telah dimulai. Tak seperti biasa, audisi ajang pencarian bakat itu diadakan secara online. Nantinya, 200 besar peserta akan berhadapan langsung dengan juri.

(hnh/mau)