Ups! John Legend Sindir Rapper yang Dukung Donald Trump

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 04 Nov 2020 12:52 WIB
LOS ANGELES, CA - FEBRUARY 15:  Singer John Legend performs onstage during The 58th GRAMMY Awards at Staples Center on February 15, 2016 in Los Angeles, California.  (Photo by Kevork Djansezian/Getty Images)
John Legend / Foto: Kevork Djansezian
Jakarta -

John Legend menyindir sejumlah rapper yang memberikan dukungan untuk Donald Trump. Sindiran itu ia utarakan dalam panggung kampanye Joe Biden di Philadelphia pada Senin, 2 November 2020 waktu setempat.

"Beberapa orang melihat sifat buruk, perundungan, dan keegoisan yang dilakukan Donald Trump dan salah menilai itu sebagai bentuk dari kekuatan dan maskulinitas. Beberapa orang melihat keserakahannya dan mereka salah menilai itu sebagai pintar berbisnis," ujar John Legend.

Pelantun All of Me itu kemudian melanjutkan, "Beberapa mantan musisi rap favoritmu telah termakan kebohongan itu. Aku pikir mereka telah membentuk supergroup (sebutan untuk grup musik yang terdiri dari musisi yang sudah lebih dulu terkenal) dengan nama Tempat yang Karam (The Sunken Place)."

Penyanyi kelahiran dan pencipta lagu kelahiran 28 Desember 1978 itu juga mengingatkan betapa Donald Trump telah bertindak sewenang-wenang dan berlaku rasis selama masa jabatannya. Ia juga menganggap pria berusia 74 tahun itu tidak berhasil mengatasi pandemi.

"Tanyakan pada warga Amerika kulit hitam dan kulit coklat yang sekarat karena virus dan kehilangan pekerjaan mereka di bawah pengawasannya. Sang presiden bukan orang yang kuat, dia adalah pengecut dan kariernya di bisnis maupun pemerintahan adalah kegagalan demi kegagalan," ungkap John Legend.

Dalam penampilannya di Kampanye Joe Biden itu, John Legend menyanyikan beberapa lagu sebelum calon wakil Presiden, Kamala Harris, memberikan pidatonya.

Komentar pedas John Legend itu muncul setelah beberapa rapper mengumumkan dukungannya pada Donald Trump beberapa waktu lalu. Lil Wayne dan Lil Pump masuk dalam daftar rapper yang mendukung Presiden Amerika Serikat ke-45 itu sebagai calon presiden petahana.

Sebelumnya, 50 Cent juga sempat mengumumkan dukungannya pada Donald Trump karena tidak sepakat akan adanya kebijakan mengenai pajak yang akan diberlakukan Joe Biden bila terpilih.

Akan tetapi, 50 Cent kemudian menarik dukungannya pada Donald Trump dan menyatakan ia tidak lagi akan mendukung presiden yang juga pengusaha itu.

50 Cent menarik dukungannya kepada Trump setelah diolok komedian yang juga mantan kekasihnya, Chelsea Handler. Di Twitter-nya, Handler berkicau akan membayar separuh dari pajak 50 Cent apabila yang ia permasalahkan untuk tidak memilih Joe Biden hanyalah karena tentang itu.

Chelsea Handler juga mengingatkan 50 Cent mengenai gerakan Black Lives Matter. Kemudian sambil menarik dukungannya, 50 Cent memberikan alasan, ia urung mendukung Trump karena sang presiden melakukan tindakan rasial.



Simak Video "John Legend Minta Joe Biden Dengarkan Isi Hati Rakyat AS"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/doc)