The Brandals Rilis Ulang Album Debut dalam Piringan Hitam

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 14 Okt 2020 18:22 WIB
The Brandals
The Brandals. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

The Brandals mengeluarkan ulang album debut mereka dalam format piringan hitam. Album self-titled itu berisikan 11 lagu yang dibuka dengan Marching Menuju Maut hingga Ain't Nobody's Bitch.

Album itu pertama kali dirilis dalam format kaset oleh Sirkus Records pada 2003 dan kemudian dirilis dalam format cakram padat atau CD oleh Aksara Records pada 2006.

Perilisan album perdana The Brandals dalam format piringan hitam sekaligus menandai 17 tahun keluarnya album itu.

Menurut siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (14/10/2020), wacana perilisan album itu sudah ada sejak delapan tahun yang lalu. Akan tetapi proses perilisan ulang album dalam format piringan hitam itu baru serius dikerjakan pada 2019.

Piringan hitam dari album The Brandals itu kemudian diputuskan untuk dirilis di bawah label Lamunai Records.

"Tidak mudah untuk merilis ulang sebuah album dari katalog lama (Indonesia) ke dalam format piringan hitam, berbagai hambatan sering ditemui," ujar Johnny T dari Lamunai Records.

Menurut Johnny ada berbagai hambatan proses perilisan ulang album dalam piringan hitam Indonesia secara umum. "Dari isu kepemilikan master, hak cipta, dan sebagainya hingga kebiasaan klasik mendapatkan arsip master yang layak, karena tidak pernah disimpan atau hilang begitu saja," urai dia.

The Brandalsalbum perdana The Brandals. Foto: dok. The Brandals

Album The Brandals dalam format piringan hitam keluar dalam dua edisi, yakni Deluxe dan Regular. Album itu dirilis beserta poster baru dan orisinil serta sampul yang didesain ulang oleh ilustrator Ahmad Rizzali.

Selain itu, ada pula sisipan booklet yang berisikan foto, lirik dan catatan yang ditulis oleh Reno Nismara.

Selain The Brandals (2003), sepanjang kariernya, The Brandals juga memiliki sejumlah album penuh lainnya, di antaranya Audio Imperalist (2005), Brandalisme (2007), DGNR8 (2011).



Simak Video "Resso Bicara Transparansi Royalti Musisi dari Aplikasi Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)