Rapper Ini Mohon Sumbangan Ginjal Usai Terpapar Corona

Devy Octafiani - detikHot
Senin, 12 Okt 2020 08:05 WIB
Rapper Scarface
Rapper Scarface / Foto: (Instagram)
Jakarta -

Rapper Scarface asal AS mengungkapkan kondisinya yang tak mudah usai terpapar virus Corona. Ia mengatakan mengalami masalah pada ginjal.

Organ tubuhnya tersebut disebut tak dapat lagi diperbaiki. Ia berharap ginjalnya dapat ditransplantasi dari seseorang yang bersedia menyumbangkan untuknya.

Rapper bernama asli Brad Terrence Jordan itu mengumumkan hal itu belum lama ini lewat kicauannya di Twitter.

"Aku membutuhkan ginjal, adakah yang bersedia menjadi sukarelawan? Untuk golongan darah B+," ucapnya.

Musisi 49 tahun ini mengatakan, dirinya mulai menerima tanggapan sejumlah orang yang masuk dalam daftar kandidat. Meski begitu, menemukan orang yang tepat bukan hal mudah.

Ada proses dua hingga tiga bulan untuk memastikan pihak yang benar-benar sesuai untuk melakukan transplantasi tersebut.

"Aku berharap kalian sehat. Daftar pendeknya akan dibuka usai kami mendiskusikan siapa yang tepat," ujarnya.

Ia mengidap kerusakan pada ginjalnya saat dirinya terpapar Corona pada Maret lalu. Virus tersebut membuatnya mengalami pneumonia yang membuatnya kesulitan bernapas seperti dilansir Mail Online.

Kerusakan ginjal yang dialaminya harus membuatnya menjalani cuci darah karena ginjalnya tak lagi berfungsi dengan baik. Virus Corona membuat hidup sang musisi berubah.

Ia mengungkapkan kepada majalah Complex tentang perjuangannya pulih usai terpapar virus tersebut.

"Saya harus rutin kembali ke rumah sakit. Saya juga harus mengubah seluruh pola makan saya dan melakukan cuci darah empat hari dalam seminggu," ungkap Scarface.

Berbeda dengan organ paru-parunya, bagian tubuhnya yang satu itu berhasil pulih. Meski begitu, Scarface belum benar-benar sehat sepenuhnya.

Ia mengatakan kondisi fisiknya masih sulit dibawa berjalan. Ia juga kehilangan kemampuan mengendus dan merasa.

"Saya belum memiliki banyak kekuatan di kaki saya. Aku masih belum mendapatkan rasa dan penciuman yang utuh. Tapi saya senang bisa hidup," tuturnya lagi.

COVID-19 tak sedikit menelan korban di Amerika Serikat. Lebih dari 200 ribu nyawa meninggal dunia karena terpapar virus tersebut.



Simak Video "Sebaran Kasus Aktif Corona RI Per 4 Oktober, Terbanyak di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/mau)