Kasus Gugatan Terhadap Lagu Despacito Ditutup

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 11 Agu 2020 12:32 WIB
60th Annual Grammy Awards – Show – New York, U.S., 28/01/2018 – Luis Fonsi (L) and Daddy Yankee perform Despacito. REUTERS/Lucas Jackson
Luis Fonsi dan Daddy Yankee. Foto: REUTERS/Lucas Jackson
Jakarta -

Gugatan pelanggaran hak cipta terhadap Universal Music Group dan pencipta lagu Despacito ditutup oleh pengadilan di Amerika Serikat.

"Semua mosi ditolak. Panitera diminta untuk menutup kasus," tulis hakim Kathleen Williams dalam keterangan, dikutip dari Billboard, Selasa (11/8/2020).

Laporan itu sebelumnya dilayangkan pada 8 Juli 2019 oleh Newton Cortes yang mengatakan bahwa Despacito meniru lagu Despasito yang ditulisnya dan telah didaftarkan hak ciptanya pada 2006.

Penggugat mengatakan ada kemiripan antara kata yang digunakan, frasa, hingga jumlah kata antara lagunya dengan Despacito. Hal itu yang mendasarinya melayangkan gugatan itu.

Atas gugatannya, Newton Cortes meminta 20 persen dari royalti yang didapatkan dari lagu itu ditambah dengan USD 50 ribu dan uang kompensasi sebesar USD 150 ribu.

Berselang tidak lama setelah tuntutan Cortes, Daddy Yankee, Luis Fonsi dan Erika Ender bersama dengan label rekaman Universal mengajukan permohonan agar kasus itu ditutup.

Setelah membandingkan kedua lagunya, pengadilan menyimpulkan kemiripan yang dimiliki kedua lagu itu terdapat pada hal-hal yang tidak dilindungi.

Despacito merupakan lagu yang rilis pada 2017 dan dibawakan oleh Luis Fonsi dan Daddy Yankees bersama Justin Bieber. Lagu itu meraih sukses yang begitu besar dan menjadi lagu yang begitu laris.

Bahkan Despacito berhasil mengangkat genre musik reggaeton yang menjadi salah satu genre musik latin.

Hingga kini, video klip Despacito telah memperoleh 6,9 milyar penonton di YouTube.



Simak Video "Resso Bicara Transparansi Royalti Musisi dari Aplikasi Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)