Akan Mediasi, Pihak Syakir Daulay Sebutkan Poin-Poinnya

Pingkan Anggraini - detikHot
Selasa, 04 Agu 2020 14:15 WIB
Syakir Daulay
Syakir Daulay. Foto: Asep Syaifullah
Jakarta -

Perseteruan Syakir Daulay dengan pihak label musiknya masih terus berlanjut. Kasus antara mereka kembali berjalan di persidangan.

Sidang kasus kali ini akan sampai pada tahap mediasi. Adapun poin mediasi yang dijelaskan pihak kuasa hukum Syakir, Haris Azhar saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2020).

"(Saat mediasi nanti) Kami, selaku penggugat meminta hal, salah satunya ganti rugi dengan cara-cara menghitung yang disesuaikan," ujar Haris.

Lebih lanjut, jika mediasi yang akan berjalan minggu depan tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka kasus ini akan kembali berperkara.

Haris juga menegaskan sidang mediasi mereka diberi waktu 30 hari. Selain itu pihak tergugat pun diminta untuk memenuhi berkas-berkas yang diperlukan.

"Kalau mediasinya nggak jalan baru nanti sidang lagi, biasanya mediasi dikasih waktu 30 hari. Bisa melalui pengadilan, bisa juga tidak di pengadilan," lanjut Haris.

"Sementara seperti itu tadi baru diputuskan setelah pihak tergugat melengkapi surat kuasa dan lain-lain," tambahnya lagi.

Selain itu, persidangan kasus dugaan wanprestasi kali ini sudah menunjuk hakim mediasi yang akan memimpin sidang minggu depan. Hakim mediasi juga telah dipilih langsung oleh ketua hakim.

"Diputuskan untuk masuk ke mediasi, ditunjuk dokter Lauren (hakim mediasi). Jadi hasil keputusan tadi dibawa ke administrasi pengadilan akan disampaikan ke pengadilan nanti kemudian memanggil kita untuk melakukan mediasi," sambung Haris.

Diketahui kasus ini berawal dari meledaknya lagu Aisyah Istri Rasulullah. Saat itu Syakir mengaku tak bisa mengakses YouTube miliknya.

Dijelaskan Haris, dalam kontrak Syakir dengan label musik ProAktif tak ada kesepakatan dalam mengganti kata sandi. Namun akhirnya Syakir membawa permasalahan ini pada meja hijau.

Namun sampai pada titik ini, Syakir disebut masih menghadapinya dengan saja. Padahal sebelumnya Syakir telah lebih dulu dilaporkan ProAktif karena dugaan pencemaran nama baik dan penipuan di Polda Metro Jaya.

"Dia masih tetap rock n roll, santai aja. Teman-teman bisa lihat di sosmed-nya dia masih santai lah. Dia malah senang ya dapat pelajaran kayak gini, harus masuk pengadilan. Jadi merasa bahwa mungkin orang bakal berurusan sama administrasi dan urusan-urusan hukum itu nanti," tutup Haris.



Simak Video "Tanggapan Sahabat soal Alvin Faiz Dituding Netizen Pakai Narkoba"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/srs)