detikHot

music

Bukan Cuma di Indonesia, Didi Kempot Populer hingga Belanda dan Suriname

Selasa, 05 Mei 2020 10:35 WIB - detikHot
didi kempot Didi Kempot (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Lagu 'Cidro' dari Didi Kempot pertama kali rilis pada dekade 1980 sebagai single di bawah label Musica.

Pada saat itu, lagu itu memang belum sepopuler sekarang di Indonesia, akan tetapi rupanya gaung 'Cidro' menggema hingga Belanda dan Suriname.

Dikutip dari wawancara CNN Indonesia, awal Didi Kempot mengetahui di dua negara tersebut ada warga Indonesia karena ada orang Suriname yang datang ke Indonesia pada awal 1990-an.

"Ada orang Suriname datang ke Indonesia pada akhir 1993. Ia bertemu dengan Mas Is Haryanto, yang kemudian menjelaskan bahwa Didi Kempot adalah adik Mamiek Prakoso, yang main di Srimulat," ujarnya kala itu.

Rupanya ia langsung mendapatkan tawaran manggung di Belanda dan Suriname. Kebetulan, di dua negara tersebut banyak bermukim diaspora asal Indonesia.

Akhirnya, pada 1993, Didi Kempot bertolak ke Belanda untuk pertama kalinya. Ia kemudian menggelar konser di Suriname pada 1996.

Lagu 'Layang Kangen' ditulisnya dalam perjalanan pulang ke Indonesia dari Suriname. Ia juga merilis album di negara tersebut.

"Total saya manggung di Suriname sebanyak 11 kali dan Belanda dua kali," katanya dalam wawancara saat itu.

Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa, 5 Mei 2020, pukul 07.45 WIB. Ia tutup usia pada umur 53 tahun.

Penyanyi campursari yang dijuluki Bapak Patah Hati atau The Godfather of Broken Heart itu meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.

Tonton juga video: "Didi Kempot Meninggal Dunia, Dengarkan Lagi Lagu-lagunya"

[Gambas:Video 20detik]


(dar/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com