detikHot

music

3 Hal Menarik yang Ditemui di Hari Kedua Joyland 2019

Senin, 09 Des 2019 10:03 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Foto: Joyland Festival (Saras/detikcom)
Jakarta - Joyland Festival 2019 telah usai digelar. Gelaran hari kedua yang berlangsung pada Minggu (8/12/2019) sekaligus menjadi penutup dari festival yang digelar sepanjang dua hari itu.

Ada sejumlah penampil yang memeriahkan Joyland Festival 2019 hari kedua, mereka adalah Naif, The Adams, Dialita, Puti Chitara, Barasuara, Anna of the North, Hatchie, hingga Frankie Cosmos.

detikHOT mencatat sejumlah hal menarik lainnya yang bisa ditemui di sepanjang berlangsungnya hari kedua Joyland Festival.



Penampilan Musisi Mancanegara

Anna of the North, Hatchie, dan Frankie Cosmos merupakan musisi dari mancanegara yang tampil dalam gelaran Joyland 2019 hari kedua.

Anna of the North merupakan nama panggung dari Anna Lotterud. Ia adalah penyanyi yang berasal dari Norwegia.

Sedangkan Hatchie atau Harriette Pilbeam merupakan musisi asal Australia yang memainkan musik dengan nuansa dream pop.

Unit indie pop asal Amerika Serikat, Frankie Cosmos, yang baru saja merilis album 'Close It Quitely' turut tampil di panggung Joyland Stage.

Festival Ramah Anak

Tidak banyak festival musik yang mempertimbangkan kenyamanan anak di dalamnya. Biasanya, suatu festival benar-benar diperuntukkan bagi orang dewasa dan fasilitas untuk anak hanya digarap asal ada.

Hal tersebut berbeda dengan ada yang didapati di Joyland Festival 2019. Sebuah area khusus dibuat untuk anak, di dalamnya terdapat ruang membaca dan kelas seni yang bisa diikuti secara gratis.

Bahkan pada sore hari, NonaRia berkolaborasi dengan Ariyo Zidni tampil membacakan serta menyanyikan sebuah dongeng.

Keseriusan penyelenggara menyediakan ruang yang nyaman untuk anak juga terlihat pada sepanjang festival berlangsung, anak bebas bermain dan menikmati musik, berbaur dengan penonton dewasa.
3 Hal Menarik yang Ditemui di Hari Kedua Joyland 2019Foto: Joyland Festival (Saras/detikcom)

Hal tersebut dikarenakan penyelenggara menertibkan perokok untuk tidak merokok sembarangan di area berlangsungnya acara. Sebagai gantinya, mereka menyediakan ruang merokok yang cukup nyaman bagi penonton yang hendak merokok.

Hasilnya, ada banyak anak-anak yang bisa turut menikmati musik bersama orang tuanya hingga malam, mereka tak hanya diam namun juga ikut menikmati lagu-lagu sambil sesekali terlihat berjoget.



Kumandang 'Di Udara' pada Ulang Tahun Munir

Efek Rumah Kaca (ERK) menjadi penampil terakhir di panggung Lily Pad. Di panggung tersebut, ERK sekaligus terlibat dalam proses pengkurasian musisi.

'Biru', 'Jalang', 'Merah', 'Jingga', 'Di Udara', 'Putih', 'Melankolia', 'Kuning', hingga 'Desember' dibawaka dengan format yang berbeda dalam formasi lengkap.

Lagu tersebut seolah saling bersahut-sahutan dan bercengkrama pada satu sama lain menjadi repertoire yang berkesan.

Kehadiran Najwa Shihab membacakan sederet narasi khasnya di panggung sebelum 'Seperti Rahim Ibu' dibawakan menjadi kejutan tersendiri. 'Sebelah Mata' menjadi lagu penutup dari penampilan tersebut.

Disadari atau tidak, baik oleh penonton maupun oleh personel Efek Rumah Kaca, 8 Desember merupakan hari lahir dari Munir Said Thalib, aktivis HAM yang menjadi inspirasi dari lagu 'Di Udara'.

Mendengarkan 'Di Udara' telat di hari ulang tahun Munir menjadi kebetulan yang tidak dapat dilewatkan begitu saja.



Simak Video "Poin yang Dianggap Berbahaya soal Klaim Obat Corona Hadi Pranoto"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/tia)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com