DetikHot

music

Obituary Aretha Franklin, Sang Diva Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

Kamis, 16 Ags 2018 22:32 WIB  ·   Nugraha - detikHOT
Obituary Aretha Franklin, Sang Diva Paling Berpengaruh Sepanjang Masa Aretha Franklin (Foto: Theo Wargo/Getty Images)
Jakarta - Aretha Franklin memiliki warna suara yang khas dan merupakan penyanyi paling berpengaruh dalam sejarah musik populer. Ia sudah 50 tahun berkarier.

Selama itu, ia telah mengumpulkan 20 album. Ia meraih tidak kurang dari 18 penghargaan Grammy Awards.

Cemerlang! Ya, kita kini hanya bisa mengenang karya-karyanya saja. Aretha telah meninggal dunia di usianya yang ke-76 tahun.

Seorang musisi dan seniman serba bisa dengan suara kuat yang terus terlatih. Ia muncul dengan lagu-lagu jazz, soul hingga blues. Majalah Rolling Stone pun tak ragu memberikan penghargaan kepadanya sebagai penyanyi paling berpengaruh sepanjang masa.

Ia terlahir dengan nama Aretha Louise Franklin di Memphis, Tennessee, pada 25 Maret 1942. Ia merupakan putri dari CL Franklin, seorang pendeta Baptis, dan istrinya Barbara, seorang penyanyi gospel.

Saat dia berusia enam tahun, Aretha dan keluarganya pindah ke Detroit. Di sana, ia belajar memainkan piano dan mulai bernyanyi di gereja ayahnya.

Namun ada masalah keluarga saat usianya masih muda. Aretha harus merasakan pahitnya perceraian orangtuanya. Ibunya meninggalkan rumah lalu pindah ke New York. Ia meninggal dunia setelah mendapat serangan jantung di usia 34 tahun.

Sementara ayahnya menjadi tokoh terhormat di kalangan kulit hitam Detroit. Gerejanya pun merupakan pusat musik gospel. Aretha lalu berkenalan dengan sejumlah musisi, termasuk Smokey Robinson dan Sam Cooke.

Aretha membuat rekaman perdananya setelah didorong oleh ayahnya. Album perdananya berjudul 'Song of Faith' dirilis saat ia berusia 14 tahun. Aretha lalu memiliki seorang anak di usia mudanya. Bahkan saat usia 16 tahun, ia melahirkan anak kedua, Edward.

Bakat menyanyinya itu menarik perhatian produser Berry Gordy hingga akhirnya ia diajak untuk bekerjasama dengan label rekaman Motown. Meski ayahnya menolak kerjasama itu.
Obituary Aretha Franklin, Sang Diva Paling Berpengaruh Sepanjang MasaFoto: Jason Miller/Getty Images for Rock & Roll Hall Of Fame

Hingga akhirnya, pencari bakat dari label Columbia menemukannya. Itu adalah label pertama Aretha dalam kariernya hingga membuat lagu 'Today I Sing the Blues' pada 1960.

Columbia gagal memanfaatkan potensi suaranya karena lebih sering membawakan lagu berwarna R n' B. Ia lalu melihat label Atlantic Records pada 1966.

Rekaman pertamanya di label baru tersebut berjudul 'I Never Loved a Man (The Way I Love You). Lagu tersebut terbukti menjadi terobosan besar, hingga akhirnya berada di peringkat kesembilan tangga lagu pop.

Franklin juga menjadi ikon bagi gerakan hak-hak sipil Amerika Serikat. Hingga sekarang, ia pun dijuluki 'Lady Soul', sebuah penghargaan sebagai wanita Afrika-Amerika kedua yang muncul di sampul majalah Time.

Beriringan dengan kariernya yang terus melejit, Aretha menikah dengan manajernya, Ted White. Ia juga banyak menulis lagu meski akhirnya mengalami kesulitan dalam menjalani kariernya di label tersebut.

Ada rumor yang menyebutkan Aretha mulai banyak minum dan pada 1969, ia ditangkap polisi karena perilaku tidak tertib. Sementara, ayahnya telah menyelenggarakan konferensi kontroversial untuk kelompok separatis kulit hitam.

Tahun 1978 merupakan rekaman terakhirnya bersama Atlantic Records. Ketika itu, ia dalam kondisi sulit karena dianggap sebagai diva yang gila disko dengan kegagalan penjualan pada albumnya.
Obituary Aretha Franklin, Sang Diva Paling Berpengaruh Sepanjang MasaFoto: Scott Gries/ImageDirect

Setahun kemudian, ayahnya ditembak saat terjadi pencurian di rumahnya. Peristiwa yang begitu mengguncang Aretha, sebab ayahnya mengalami koma hingga akhirnya meninggal dunia pada 1984.

Penampilannya di film 'The Blues Brother' akhirnya berhasil kembali mengangkat kariernya. Ia juga kembali menyepakati kerjasama dengan Arista Record. Di sana juga ia kembali dengan album 'Jump to It' yang berhasil mengangkat namanya.

Pada 1987, Aretha menjadi perempuan pertama yang masuk Rock and Roll Hall of Fame. Sementara pada 1994, ia menerima penghargaan Grammy lifetime achievement, meski kariernya mandek.

Aretha terus berjalan dengan musik dengan membuat beberapa rekaman meski kembali gagal. Ia bahkan membuat label rekaman sendiri pada 2003, meski tak banyak juga mengangkat kariernya.

Puncaknya ada pada tahun 2009, ketika ia menyanyikan 'Amerika My Country' pada upacara pelantikan Presiden AS yang baru terpilih Barack Obama.

Setelah operasi tahun 2011, Aretha berjuang dengan masalah kesehatan. Gara-gara itu, ia pun harus membatalkan beberapa konser. Terakhir, ia kembali ke atas panggung besar pada 2013, ketika menggelar konser di Detroit.

"Menjadi seorang penyanyi adalah hal yang alami. Hadiah. Itu berarti saya menggunakan anugerah yang Tuhan berikan untuk saya gunakan. Saya senang dengan itu."

Mengenang Lagi Lagu-lagu Aretha Franklin, tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]




(nu2/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed